Aqidah dan Manhaj

AL-QIYADAH AL-ISLAMIYYAH TIDAK HANYA SESAT !!!(3/3)


Oleh: Abu Salma bin Burhan Yusuf

Syubhat 5 : Mungkin ada yang berkata : Anda ketika mengatakan al-Qiyadah itu kafir murtad, atas dasar apa? Dan apakah semua orang yang tergabung dalam al-Qiyadah bisa dikafirkan secara mu’ayan (spesifik)?

Jawab :

Islam itu adalah agama yang haq yang tidak ada lagi agama setelahnya yang benar. Agama ini telah Alloh sempurnakan dan satu-satunya agama yang Alloh ridhai, sebagaimana dalam firman Alloh :

الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الْإِسْلَامَ دِينًا

Pada hari ini telah Aku sempurnakan untuk kalian agama kalian, dan Aku sempurnakan nikmat-Ku atas kalian serta Aku ridhai Islam ini agama bagi kalian.” (QS al-Maidah : 3)

Barangsiapa yang meyakini agama ini kurang atau tidak sempurna maka ia kafir. Orang kafir adalah orang yang Alloh dan Rasul-Nya kafirkan. Siapa saja yang Alloh dan Rasul-Nya kafirkan, maka wajib bagi kita mengkafirkannya.

Misalnya, Alloh Ta’ala berfirman :

إِنَّ الَّذِينَ يَكْفُرُونَ بِاللَّهِ وَرُسُلِهِ وَيُرِيدُونَ أَنْ يُفَرِّقُوا بَيْنَ اللَّهِ وَرُسُلِهِ وَيَقُولُونَ نُؤْمِنُ بِبَعْضٍ وَنَكْفُرُ بِبَعْضٍ وَيُرِيدُونَ أَنْ يَتَّخِذُوا بَيْنَ ذَلِكَ سَبِيلًا

Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada Allah dan rasul-rasul-Nya, dan bermaksud memperbedakan antara (keimanan kepada) Allah dan rasul-rasul-Nya, dengan mengatakan: “Kami beriman kepada yang sebahagian dan kami kafir terhadap sebahagian (yang lain)”, serta bermaksud (dengan perkataan itu) mengambil jalan (tengah) di antara yang demikian (iman atau kafir)” (QS an-Nisa` : 150)

Ayat di atas mengisahkan kaum ahli kitab, yang menyatakan mengimani Alloh dan sebagian Rasul-Nya namun mengkufuri sebagian Rasul lainnya. Saya harap Ahmad Moshadeq tidak berdalil dengan ayat ini untuk mengkafirkan ummat Islam yang tidak mau meyakini kedustaannya.

Contoh lainnya, Firman Alloh :

إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَنْ يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَلِكَ لِمَنْ يَشَاءُ وَمَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدْ ضَلَّ ضَلَالًا بَعِيدًا

Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa mempersekutukan (sesuatu) dengan Dia, dan dia mengampuni dosa yang selain syirik bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan (sesuatu) dengan Allah, maka sesungguhnya ia telah tersesat sejauh-jauhnya.” (QS an-Nisa` : 116)

Ayat di atas menunjukkan, bahwa barangsiapa yang melakukan kesyirikan, maka dosanya tidak akan diampuni. Ia telah tersesat dan kafir dari agama Alloh.

Contoh lainnya lagi adalah :

لَقَدْ كَفَرَ الَّذِينَ قَالُوا إِنَّ اللَّهَ هُوَ الْمَسِيحُ ابْنُ مَرْيَمَ وَقَالَ الْمَسِيحُ يَا بَنِي إِسْرَائِيلَ اعْبُدُوا اللَّهَ رَبِّي وَرَبَّكُمْ إِنَّهُ ُ مَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدْ حَرَّمَ اللَّهُ عَلَيْهِ الْجَنَّةَ وَمَأْوَاهُ النَّارُ وَمَا لِلظَّالِمِينَ مِنْ أَنْصَارٍ

Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: “Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam”, padahal Al Masih (sendiri) berkata: “Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu.” Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun.” (QS al-Maidah : 72)

Ayat di atas menunjukkan bahwa orang-orang Nasrani yang mempertuhankan Isa dan mempersamakannya dengan Alloh, maka telah kafir dan baginya adzab jahannam, mereka kekal di dalamnya untuk selama-lamanya.

Ayat-ayat semisal ini sesungguhnya banyak. Tidak mengkafirkan orang yang Alloh dan Rasul-Nya kafirkan juga merupakan salah satu bentuk kekufuran. Karena hal tersebut merupakan salah satu bentuk keraguan dan pengingkaran akan syariat dan hukum Alloh itu sendiri.

Diantara bentuk kekafiran lainnya adalah, mengingkari suatu bagian dari agama yang bersifat pasti/aksiomatis, misalnya seperti mengingkari kewajiban sholat dan rukun Islam lainnya, menolak adanya hari berbangkit, meyakini adanya Nabi lain setelah Rasulullah, mengingkari hadits-hadits nabi yang shahih, dan lain sebagainya. Siapa saja yang melakukan salah satu dari hal-hal yang dapat mengkafirkan, maka ia telah kafir, dengan syarat apabila ia telah mengetahui (ditegakkan hujjah padanya) namun ia tetap membangkang, tidak dalam keadaan terpaksa atau tidak kehilangan kesadaran.

Oleh karena itulah, tidak ragu lagi saya katakan, bahwa al-Qiyadah al-Islamiyyah itu tidak hanya sesat, namun sudah kafir murtad dari Islam. Mereka menolak nasehat yang disampaikan oleh MUI dan ummat Islam, bahkan mereka membangkang dan membantah dengan kesombongan. Untuk itu mereka wajib didakwahi dan disuruh bertaubat kembali kepada Islam.

Adapun para pengikut al-Qiyadah yang masih awam atau jahil, yang tidak mengetahui hakikat kekufuran al-Qiyadah, maka mereka tidak dikafirkan. Mereka wajib didakwahi dan ditegakkan hujjah atas mereka. Apabila mereka tetap bersikeras dan membangkang serta menentang, tetap meyakini bahwa ajaran al-Qiyadah itu benar, maka dikhawatirkan mereka turut menjadi kafir…

SERUAN DAN NASEHAT

Kepada Ahmad Moshadeq :

Wahai Bapak Moshadeq, apabila anda membaca risalah ini, maka segeralah bertaubat dan kembalilah kepada aqidah Islam yang lurus. Apabila anda mau bertaubat, niscaya Alloh akan mengampuni anda dan dosa-dosa anda.

قُلْ لِلَّذِينَ كَفَرُوا إِنْ يَنْتَهُوا يُغْفَرْ لَهُمْ مَا قَدْ سَلَفَ وَإِنْ يَعُودُوا فَقَدْ مَضَتْ سُنَّةُ الْأَوَّلِينَ

“Katakanlah kepada orang-orang yang kafir itu: “Jika mereka berhenti (dari kekafirannya), niscaya Allah akan mengampuni mereka tentang dosa-dosa mereka yang sudah lalu; dan jika mereka kembali lagi sesungguhnya akan berlaku (kepada mereka) sunnah (Allah terhadap) orang-orang dahulu .” (al-Anfal : 38)

Wahai Pak Ahmad Moshadeq, apabila anda tidak mau bertaubat, maka anda lebih tepat disebut sebagai Dajjal bukannya Rasul!! Ketahuilah, anda telah menyesatkan ummat Islam dan meresahkan mereka. Anda telah melakukan kejahatan terbesar yang berkaitan dengan keyakinan atau aqidah ummat Islam. Jika anda tidak mau bertaubat, maka anda telah membuat kedustaan terhadap Alloh dan tunggulah adzab dari Alloh atas kedustaan dan kekufuran anda!!!

فَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّنْ كَذَبَ عَلَى اللَّهِ وَكَذَّبَ بِالصِّدْقِ إِذْ جَاءَهُ أَلَيْسَ فِي جَهَنَّمَ مَثْوًى لِلْكَافِرِينَ

“Maka siapakah yang lebih zalim daripada orang yang membuat-buat dusta terhadap Allah dan mendustakan kebenaran ketika datang kepadanya? Bukankah di neraka Jahannam tersedia tempat tinggal bagi orang-orang yang kafir?” (Az-Zumar : 32)

Ingatlah pak Moshadeq, bahwa orang kafir itu dilaknat oleh Alloh dan bagi mereka adzab yang pedih…

إِنَّ اللَّهَ لَعَنَ الْكَافِرِينَ وَأَعَدَّ لَهُمْ سَعِيرًا

“Sesungguhnya Allah mela’nati orang-orang kafir dan menyediakan bagi mereka api yang menyala-nyala (neraka)” (al-Ahzab : 64)

Maka sekali lagi, bertaubatlah wahai pak Moshadeq…

Kepada Pengikut al-Qiyadah al-Kufriyah :

Wahai para pengikut al-Qiyadah, ketahuilah sesungguhnya kalian sedang disesatkan dan dikibuli oleh Rasul palsu dan Dajjal Kadzdzab yang pembual. Janganlah kalian mengikuti jalan-jalan kesesatan, yang akan menjerumuskan kalian ke dalam siksa Allah. Ikutilah jalannya orang-orang beriman dan janganlah kalian menentang kebenaran, ingatlah firman Tuhan kalian :

وَمَنْ يُشَاقِقِ الرَّسُولَ مِنْ بَعْدِ مَا تَبَيَّنَ لَهُ الْهُدَى وَيَتَّبِعْ غَيْرَ سَبِيلِ الْمُؤْمِنِينَ نُوَلِّهِ مَا تَوَلَّى وَنُصْلِهِ جَهَنَّمَ وَسَاءَتْ مَصِيرًا

“Dan barangsiapa yang menentang Rasul sesudah jelas kebenaran baginya, dan mengikuti jalan yang bukan jalan orang-orang mukmin, Kami biarkan ia leluasa terhadap kesesatan yang telah dikuasainya itu dan Kami masukkan ia ke dalam Jahannam, dan Jahannam itu seburuk-buruk tempat kembali.” (QS an-Nisa` : 115)

Wahai para pengikut al-Qiyadah, apabila telah sampai hujjah kepada kalian, namun kalian tetap kufur setelah keimanan kalian, maka ingatlah ancaman Alloh ini terhadap kalian :

إِنَّ الَّذِينَ آَمَنُوا ثُمَّ كَفَرُوا ثُمَّ آَمَنُوا ثُمَّ كَفَرُوا ثُمَّ ازْدَادُوا كُفْرًا لَمْ يَكُنِ اللَّهُ لِيَغْفِرَ لَهُمْ وَلَا لِيَهْدِيَهُمْ سَبِيلًا

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman kemudian kafir, kemudian beriman (pula), kamudian kafir lagi, kemudian bertambah kekafirannya, maka sekali-kali Allah tidak akan memberi ampunan kepada mereka, dan tidak (pula) menunjuki mereka kepada jalan yang lurus.” (an-Nisa` : 137)

Apabila kalian masih mengimani dan membenarkan keyakinan al-Qiyadah, maka kalian bukanlah saudara kami. Kalian tidak berhak mendapatkan salam dari kami, do’a dari kami, kalian tidak akan kami sholati setelah kematian kalian, karena sesungguhnya kalian telah kafir dan sesat, Yang demikian adalah karena sesungguhnya orang-orang kafir mengikuti yang bathil dan sesungguhnya orang-orang mukmin mengikuti yang haq dari Tuhan mereka. (Muhammad : 3)

Kepada Kaum Muslimin :

Wahai kaum muslimin, waspadalah dari bahaya al-Qiyadah al-Kufriyah ini. Janganlah kalian terpedaya oleh kedustaan dan penyesatan yang dilakukan mereka. Dalamilah agama kalian dengan benar, fahami agama ini menurut pemahaman yang benar sebagaimana diajarkan nabi kalian kepada para sahabatnya.

Dan janganlah kalian merasa sedih atas makar mereka –al-Qiyadah dan kaum kuffar lainnya-, karena mereka tidak dapat memberikan bahaya apapun selama kita berpegang kepada aqidah yang benar.

Alloh Azza wa Jalla berfirman :

وَلَا يَحْزُنْكَ الَّذِينَ يُسَارِعُونَ فِي الْكُفْرِ إِنَّهُمْ لَنْ يَضُرُّوا اللَّهَ شَيْئًا يُرِيدُ اللَّهُ أَلَّا يَجْعَلَ لَهُمْ حَظًّا فِي الْآَخِرَةِ وَلَهُمْ عَذَابٌ عَظِيمٌ

“Janganlah kamu disedihkan oleh orang-orang yang segera menjadi kafir sesungguhnya mereka tidak sekali-kali dapat memberi mudharat kepada Allah sedikitpun. Allah berkehendak tidak akan memberi sesuatu bahagian (dari pahala) kepada mereka di hari akhirat, dan bagi mereka azab yang besar.” (Ali Imran : 176)

Wahai saudaraku kaum muslimin, janganlah kalian melakukan tindakan anarkis dan kekerasan atau main hakim sendiri, yang malah akan mendatangkan madharat. Ikutilah nasehat ulama kita, MUI, yang menasehatkan agar kita tidak melakukan tindakan kekerasan dan anarkis. Cukup bagi kita mengetahui akan kesesatan dan kekafiran aliran al-Qiyadah ini, kemudian serahkanlah urusan ini kepada fihak yang berwajib dan berwenang!!! Sikapilah aliran sesat al-Qiyadah ini dengan arif dan cerdas, dengan kewaspadaan dan kehati-hatian!!!

(Disalin Dari Maktabah Abusalma)

Iklan

About Admin

di dunia yang penuh dengan syubhat dan fitnah, ana menjadi orang yang terasing. semula ana berasal dari pulai terasing yaitu pulau madura dan sekarang berada di bumi yang penuh fitnah dan syubhat

Diskusi

Belum ada komentar.

Berkomentarlah dengan sopan dan beradab. Komentar yang tidak beradab maka akan dihapus. no Bashing...!!!. Syukron

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: