An-Nisaa', Berita, Coretan, Iman, Jeritan Hati, pasutri, remaja, Tazkiyatun Nufus

Pernikahan vs Pacaran


Pernikahan adalah sebuah ikatan sacral bagi sepasang muda-mudi yang menyambung ikatan ini. Pernikahan ibaratnya sepasang tali yang kokoh yang akan mengokohkan dan menyatukan kedua hati pasangan. Berbeda halnya saat pra-nikah. Baik para pemuda maupun para wanita diantaranya akan terjadi banyak fitnah syubhat dan syahwat. Banyak kita lihat pasangan muda-mudi melakukan ikatan diluar pernikahan-sebut saja pacaran. Ikatan yang mereka jalin tidak akan bertahan lama, cepat atau lambat akan putus.

Kenapa……???
Karena tidak ada pengokoh dari ikatan yang mereka jalin.
Hubungan mereka hanyalah dibangun oleh hawa nafsu, syahwat semata. Setelah syahwat atau hawa nafsunya mulai melemah dan pada akhirnya hilang, maka hubungan itu juga akan tercerai berai.

Apa kata mereka???
Sebagian dari mereka mengatakan bahwa mereka menjalin hubungan pacaran agar mengenal lebih dekat pasangannya, sehingga bisa tahu pasangannya baik atau tidak untuk dirinya. Sebagian lagi mengatakan, mereka pacaran hanya untuk senang-senang saja dan hanya penyemangat buat sekolah atau kuliah mereka.

Apa akibatnya???
Para wanita akan kehilangan sebagian serat talinya karena serat-serat tali telah dicabut atau ditarik kuat oleh para pemuda.

Kenyataannya???
Banyak wanita tidak mengindahkan hal ini. Mereka tidak merasa kehilangan sebagian serat talinya. Bahkan tidak sedikit melakukan ikatan baru dengan pemuda lainnya setelah putus ikatan yang lama atau sebagian dari mereka memutuskan untuk mengakhiri hidupnya.

Solusinya???
Ikatan pernikahan adalah solusi tepat bagi pasangan muda-mudi yang berniat untuk menjauhi fitnah. Terlebih lagi bagi mereka yang sudah terlanjur melakukan hubungan di luar pra-nikah.

Semoga pertanyaan-pertanyaan di atas, bisa menggugah hati para pasangan muda-mudi yang terbelenggu di lingkaran nafsu syahwat semata untuk menyucikan ikatan yang mereka jalin dengan ikatan yang suci, yaitu sebuah pernikahan.

About Admin

di dunia yang penuh dengan syubhat dan fitnah, ana menjadi orang yang terasing. semula ana berasal dari pulai terasing yaitu pulau madura dan sekarang berada di bumi yang penuh fitnah dan syubhat

Diskusi

Belum ada komentar.

Berkomentarlah dengan sopan dan beradab. Komentar yang tidak beradab maka akan dihapus. no Bashing...!!!. Syukron

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: