Berita, Halal dan Haram, Iman, Jeritan Hati, Keluarga Bahagia, Kisah, pasutri, remaja, Tazkiyatun Nufus

Berhenti Meminum Miras di Tangan Seorang Perempuan


Ini adalah kisah Abu Abdul Aziz,  seorang ahli maksiat yang di akhir hayatnya bertaubat kepada Allah dan wafat dalam keadaan suci. Pada hari-hari menjelang kematiannya, kulihat almarhum jika mendengar adzan langsung mencari masjid terdekat untuk melaksanakan shalat yang dulu sering ditinggalkannya. Beliau sangat gemar melakukan shalat wajib berjamaah. Berikut kisah taubatnyaAku adalah orang yang sering meninggalkan shalat, jikalaupun aku melaksanakannya, maka aku hanya melakukannya ala kadarnya. Jika malam tiba, kegemaranku adalah berkumpul dengan teman-temanku untuk bernyanyi dan minum-minum. Rusak benar aku saat itu. Sampai akhirnya Allah menghendaki kebaikan bagiku ketika aku pergi mengunjungi salah seorang kerabatku bersama seorang teman. Setelah mengucapkan salam aku masuk ke rumah yang kukunjungi dan kugendong salah seorang anak kecil untuk kuajak main. Tiba-tiba bocah itu mengompol sehingga pakaianku basah. Akupun meminta ibunya untuk mengambil si bocah karena pakaianku telah basah terkena ompolnya.

Ibu si bocah menjawab, “Kalau yang diompoli adalah engkau, maka tak ada masalah. Untung dia tidak mengompoli si Fulan.” Ibu itu menyebut nama rekanku.  Karena heran dengan perkataannya aku kemudian bertanya, “Mengapa bisa begitu?”

Si ibu berkata, “Karena kau tidak shalat seperti Fulan”

Jawaban itu menghantam dadaku. Aku pulang. Aku mandi besar dan mulai saat itu aku berhenti meminum miras dan berkumpul bersama teman-temanku yang bejat, akupun mulai melakukan shalat. Bukan main gembiranya istriku yang sudah lama menganjurkan diriku untuk meninggalkan miras. Dia memang seorang istri yang memegang teguh ajaran Islam.

Aku mengharap semoga Allah mengampuni segala dosa-dosaku yang menggunung serta mengasihiku bersama seluruh kaum muslimin dan memanugerahi mereka husnul khatimah.

About Admin

di dunia yang penuh dengan syubhat dan fitnah, ana menjadi orang yang terasing. semula ana berasal dari pulai terasing yaitu pulau madura dan sekarang berada di bumi yang penuh fitnah dan syubhat

Diskusi

Belum ada komentar.

Berkomentarlah dengan sopan dan beradab. Komentar yang tidak beradab maka akan dihapus. no Bashing...!!!. Syukron

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: