About Islam, Berita, Iman, Jeritan Hati, Kisah, remaja, Tazkiyatun Nufus

Testimoni Dari Britania Raya: Dua Kejadian Satu Arti (2)


“Dahulu kudzalimi Islam dengan perkataanku tentang kalian

Sementara kalian mendzalimi Islam dengan perilaku lalai dan malas”

Seorang pemuda muslim Arab belajar di London, namun dia tidak pernah bisa menyesuaikan diri bahwa dia kini tinggal di London. Misalnya, setiap kali dia mengemudikan mobilnya di tengah jalan raya yang ramai, dia merasa seakan sedang mengemudikan mobil di gurun yang sepi. Dia mengemudikan mobil dengan cepat tanpa memperhatikan rambu-rambu sehingga dia sering mengalami kecelakaan.

Pada suatu ketika dia menabrak seorang perempuan tua. Karena merasa bersalah, pemuda itu spontan meninggalkan mobil dan mengetahui bahwa perempuan tua itu telah meninggal, si pemuda tidak berusaha menolongnya. Karena takut dihukum, pemuda itu melarikan diri pulang ke negerinya dan meninggalkan studinya. Datanglah anak dari perempuan tua itu ke rumah sakit dan mendapati ibunya telah tewas. Setelah diselidiki, dia mengetahui bahwa orang yang menyebabkan kematian ibunya adalah seorang pemuda muslim Arab yang telah melarikan diri dari Inggris. Lelaki ini untuk pertama kalinya mendengar kata “muslim” dan “Islam” sampai akhirnya dia marah dan terdorong untuk mempelajari agama  yang menghasilkan orang seperti yang menewaskan ibunya.

Rupanya Allah menginginkan kebaikan bagi pemuda ini. Allah memberinya petunjuk dan membuka dadanya untuk menerima kebenaran. Lelaki ini kemudian memahami bahwa Islam memerintahkan hal yang bertolak belakang dengan apa yang dilakukan pemuda yang menabrak ibunya. Ia menyadari bahwa Islam  adalah agama yang benar, agama keadilan, kebebasan, dan persamaan. Dia lalu mengumumkan

keislamannya dan keadaannya menjadi baik. Lelaki ini menegaskan sesuatu hal yang juga ditegaskan dalam kisah pertama.

“Dahulu kudzalimi Islam dengan perkataanku tentang kalian

Sementara kalian mendzalimi Islam dengan perilaku lalai dan malas”

<!–[if !mso]>

About Admin

di dunia yang penuh dengan syubhat dan fitnah, ana menjadi orang yang terasing. semula ana berasal dari pulai terasing yaitu pulau madura dan sekarang berada di bumi yang penuh fitnah dan syubhat

Diskusi

Belum ada komentar.

Berkomentarlah dengan sopan dan beradab. Komentar yang tidak beradab maka akan dihapus. no Bashing...!!!. Syukron

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: