Aqidah dan Manhaj, Assunnah, Berita

Kiamat 2012, Benarkah?


Baru-baru ini, dunia dipenuhi gejolak isu kiamat yang menurut sebuah sumber ramalan akan terjadi pada tahun 2012. Berita yang kian hari kian heboh ini mulai membanjiri situs-situs internet dan meyibukkan dunia entertainment. Tak ketinggalan, buku-buku (media cetak) tentangnya juga mulai terbit. Semua sumber yang membicarakan tentang investigasi (penyelidikan) peristiwa akhir zaman ini semuanya bersandar pada salah satu sistem penanggalan bangsa Maya yang disebut dengan long count.

Namun, hangatnya berita (baca: isu) ini tanpa terasa telah banyak mengoyak aqidah umat Islam umumnya, sehingga tidak sedikit kita jumpai di antara mereka begitu percaya akan ramalan yang tak jelas nyatanya tersebut. Karena itu, setelah melihat kenyataan yang mengkhawatirkan umat ini, pada kali ini kami mencoba untuk mengangkat permasalahan ini dengan harapan supaya kita bias menyikapinya sesuai dengan yang dikehendaki Alloh Azza wa Jalla dan Rosul-Nya.

Berawal dari Mitologi Perhitungan Suku Maya

Pada salah satu sistem penanggalan suku Maya yang paling masyhur, yang ditemukan dalam reruntuhan tua di bagian selatan kota Mexico disebutkan bahwasanya peradaban manusia akan berakhir pada tanggal 21 desember tahun 2012 M yaitu setelah melewati 5.125 tahun, terhitung dari tanggal 13 Agustus tahun 3114 SM yang konon merupakan hari pertama dalam siklus penanggalan suku Maya.

Dalam sistem penanggalan ini, mereka membuat sebuah inovasi dengan menggunakan mitologi rumus 13 dan 20 sebagai angka yang sacral dalam kepercayaan mereka, sehingga apabila salah satu dari kedua angka tersebut (13 atau 20) bersesuaian dengan sistem penanggalan long count berarti hari itu merupakan akhir dari peradaban manusia di permukaan bumi.

Tanpa disadari, ramalan yang tidak lain hanyalah bersandar pada sebuah teori ini telah banyak membius kaum muslimin di segenap penjuru dunia, terlebih lagi dengan adanya film Hollywood yang bertajuk peristiwa-peristiwa akhir zaman yang hanya merupakan ilusi dan fiktif belaka. Padahal itu hanyalah sebuah mitos, sama sekali tidak sepantasnya dapat megoyak keimanan kaum muslimin mengenai hakikat perkara-perkara ghoib. Sebab tidak ada seorang pun yang mampu mengetahui perkara ghoib selain Alloh Azza wa Jalla semata. Firman-Nya:

“Katakanlah: “Tidak seorang pun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang ghoib, kecuali Alloh…” (QS. an-Naml [27]: 65 )

Hukum Mempercayai Ramalan Perbintangan

Terlepas dari benar tidaknya ramalan tersebut berasal dari bangsa Maya serta sejauh mana keakuratan perhitungan ini, yang perlu mendapat sorotan dan perhatian kita adalah bagaimana hokum mempercayai ramalan ilmu falak dalam kategori pengaruh peredaran bintang terhadap peristiwa-peristiwa dan kejadian yang akan terjadi, seperti mitos mengenai kiamat pada tahun 2012-yang saat ini tengah merebak di seantero jagat-atau perkara-perkara ghoib lain semisalnya?

Mempercayai ilmu perbintangan dalam konteks semacam ini termasuk dalam kategori syirik besar, karena keyakinan semacam ini berarti mengakui bahwasanya bintang-bintang tersebut memiliki peran dalam pengaturan alam semesta, padahal tidaklah ada yang berhak mengatur alam semesta melainkan hanya Alloh Azza wa Jalla semata. Imam al-Khoththobi Rohimahulloh berkata: “Ilmu perbintangan yang tidak dibolehkan adalah seperti anggapan para ahli ilmu falak akan pengaturan dan kejadian-kejadian yang akan terjadi pada waktu yang akan dating, semisal klaim akan datangnya hembusan angin, turunnya hujan, perubahan gejolak harga barang-barang, atau perkara-perkara lainnya yang dapat diketahui dengan peredaran dan pergeseran bintang-bintang pada garis edarnya, maka hal ini merupakan pengakuan tentang ilmu ghoib yang tidak ada seorang pun yang mengetahuinya selain Alloh Azza wa Jalla.” (Fathul Majid: 8 )

Ilmu Tentang Hari Kiamat Hanya Milik Alloh Azza wa Jalla

Tidak ada satu makhluk pun yang mampu mengetahui kapan terjadinya hari kiamat meskipun dengan bantuan teori atau pun hitungan matematis serta dukungan data-data lainnya karena Rosululloh Shollallohu ‘alaihi wa sallam sebagai manusia yang paling mulia di sisi Alloh Azza wa Jalla dan malaikat Jibril alaihi sallam yang merupakan malaikat terdekat kepada Alloh Azza wa Jalla saja tidak mengetahui akan kepastian waktunya, lalu bagaimana dengan mereka yang hanya bersandar pada sebuah ramalan dan terkaan belaka? Maka tentunya lebih utama untuk tidak mengetahui akan hal tersebut karena sesungguhnya ilmu serta kepastian kapan terjadinya kiamat adalah satu kesatuan dari rangkaian ilmu ghoib yang merupakan rahasia dan hak prerogatif Alloh Azza wa Jalla semata (QS. al-Ahzab: 63 ). Begitu pula jawaban malaikat Jibril ketika Rosululloh Shollallohu ‘alaihi wa sallam bertanya kepadanya tentang waktu terjadinya kiamat. Jawabnya: “Orang yang ditanya tentang hari kiamat itu tidak lebih tau dari yang ditanya.” (HR. Muslim: 8 )

Lalu Bilakah Kiamat Terjadi?

Sungguh tidak ada seorang pun di jagat ini yang mampu menjawab kalimat Tanya itu, kecuali hanya Alloh Azza wa Jalla sang pemilik dan pengatur alam semesta. Alloh Azza wa Jalla berfirman (artinya): “Mereka menanyakan kepadamu tentang kiamat: “Bilakah terjadinya?” Katakanlah: “Sesungguhnya pengetahuan tentang kiamat itu adalah pada sisi Robbku; tidak seorang pun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia.” (QS. al-A’rof: 187 )

Kendati demikian, sesungguhnya Alloh Azza wa Jalla dengan segala Rahmat-Nya telah menjadikan alamat dan tanda-tanda yang menunjukkan akan waktu terjadinya kiamat (lihat QS. Muhammad: 18). Di antaranya ada tanda-tanda sughro (kecil) yang akan datang sebelum hari kiamat dan terjadi dengan rentang waktu relatif lama, semisal merebaknya kebodohan, dicabutnya ilmu, berlomba-lombanya manusia dalam meninggikan bangunan serta tanda-tanda kecil lainnya. Dan ada pula tanda-tanda kubro (besar) yang akan muncul mendekati hari kiamat, semisal munculnya Dajjal, turunnya Nabi Isa alaihi sallam, terbitnya matahari  dari arah barat, dan tanda-tanda besar lainnya.

Kritik Atas Isu Kiamat 2012

Dari keterangan di atas, kita dapat mengetahui bahwasanya isu tentang kepastian waktu terjadinya kiamat adalah sebuah kebohongan yang nyata serta pengingkaran terhadap ayat-ayat dan hadits-hadits Nabi Muhammad Shollallohu ‘alaihi wa sallam yang dengan tegas mengabarkan bahwa kekhususan ilmu tentang hari kiamat hanya milik Alloh Azza wa Jalla.

Dan kebohongan isu ini juga tampak sangat jelas manakala kita memperhatikan tanda-tanda kiamat kubro yang telah dikabarkan oleh Nabi Muhammad Shollallohu ‘alaihi wa sallam semisal tentang lama waktu Dajjal berada di muka bumi, yaitu empat puluh hari yang satu harinya sama dengan satu tahun dan satu harinya lagi sama dengan satu bulan…dst. (HR. Muslim: 2937 ). Dan begitu pula dengan Nabi Isa alaihi sallam yang akan tinggal selama empat puluh athun semenjak turunnya ke bumi. (Hadits Shohih riwayat Imam Ahmad: 2/406). Padahal sampai detik ini, baik Dajjal maupun Nabi Isa alaihi sallam belumlah muncul di tengah-tengah kita.

Namun, anggaplah bahwasanya Dajjal akan muncul pada tahun ini, atau Nabi Isa alaihi sallam akan turun pada tahun ini, akankah sisa waktu yang ada sampai tahun 2012 sama dengan empat puluh hari atau empat puluh tahun yang telah dikabarkan dalam hadits tersebut? Maka sesungguhnya pastilah setiap orang mengetahui kerancuan isu tersebut.

Penutup

Kaum muslimin yang dimuliakan oleh Alloh Azza wa Jalla, ketika kita dihadapkan dengan  berita maupun desas-desus yang tak jelas sumber dan asal-usulnya, selayaknya kita bersama memperhatikan firman Alloh Azza wa Jalla dalam surat al-Hujurot pada ayat yang keenam. Firman-Nya:

Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaanya yang menyebabkan kau menyesal atas perbuatanmu itu.” (QS. al-Hujurot: 6 )

Dalam ayat ini Alloh Azza wa Jallah memerintahkan kaum muslimin untuk tidak serampangan dalam menerima berita dan kabar yang sampai kepada mereka dari orang-orang fasik, padahal mereka termasuk di antara kaum muslimin; lalu bagaimana pula jika kabar dan berita tersebut bersumber dari orang-orang kafir seperti berita akan terjadinya kiamat yang saat ini tengah mendunia?!

Akhirnya, kita hanya bias berdo’a mudah-mudahan kita termasuk di antara kaum muslimin yang senantiasa teguh di jalan Alloh Azza wa Jalla sehingga tidak akan mudah terpengaruh dengan isu-isu dan desas-desus yang tak jelas asal-usulnya. Amiin ya Robbal ‘alamin.

(Sumber: Buletin Al-furqon, Vol 10/2 oleh Abu Kholid Al-Atsari Hafidzohulloh).

About Admin

di dunia yang penuh dengan syubhat dan fitnah, ana menjadi orang yang terasing. semula ana berasal dari pulai terasing yaitu pulau madura dan sekarang berada di bumi yang penuh fitnah dan syubhat

Diskusi

Belum ada komentar.

Berkomentarlah dengan sopan dan beradab. Komentar yang tidak beradab maka akan dihapus. no Bashing...!!!. Syukron

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: