Iman, Keluarga Bahagia, pasutri

Tiga Pintu Simpati Suami


Merupakan hal yang lumrah bila seorang istri begitu besar harapannya bisa memiliki suaminya sepenuhnya. Istri manapun tak bisa memungkiri hati dan perasaannya yang selalu berambisi untuk mewujudkan harapannya tersebut.

Yang berbeda ialah kiat-kiat yang diambil dan diusahakan oleh para istri. Perbedaan ini wajar sebab memang ada perbedaan tingkatan ilmu dan kesholihan di antara mereka. Bagi seorang istri yang tak menghiraukan kesholihan tentu akan mengikuti ambisi dan larut dalam perasaannya semata. Akhirnya kiat yang diambilnya pun merupakan kiat yang tak mengenal aturan syari’at dan hanya usaha mengejar harapan secara membabi buta. Berbeda dengan istri sholihah. Ia tak akan mengedepankan perasaan dan ambisinya, ia justru mendahulukan syari’at Alloh daripada ambisi perasaannya.

Berikut ini tiga pintu sekaligus kiat bagi istri sholihah untuk meraih simpati dan cinta suami:

  1. 1. Pintu Penampilan

Suami manapun akan terpesona melihat istrinya yang selalu terlihat bersih, rapi, dan berpenampilan menarik di hadapannya. Apalagi bila ditambah dengan suasana rumah yang bersih, teratur, rapi, dan terkesan lapang. Suami manapun bila mendapati semua itu tentu akan jatuh hatinya. Dan istri manapun yang membuka pintu ini niscaya akan mendapati bunga-bunga simpati suami dan cintanya.

Para istri harus tahu bahwa pertama kali yang didapati suami darinya ialah apa yang dilihat dengan matanya, yaitu penampilannya. Maka hendaknya ia puaskan pandangannnya dengan penampilannya yang paling menarik baginya.

Dalam masalah pandangan mata, hal yang begitu berat bagi para suami ialah menahannya dari memandang wanita lain selain istrinya, apalagi di zaman seperti sekarang ini. Untuk menghindari pandangan mata yang kedua dan seterusnya bisa jadi mudah (tentunya bagi yang dimudahkan oleh Alloh), namun untuk menghindar dari pandangan tiba-tiba yang tak dikehendaki bisa jadi tak mungkin dihindari kecuali bila seorang suami tak pernah keluar dari kamar di rumahnya. Dan kehidupan seperti itu tentunya tak mungkin bagi seorang suami. Ia perlu dan bahkan bisa jadi wajib keluar rumah, ke sana dan kemari untuk mencari ma’isyah (nafkah) bagi keluarganya. Oleh karenanya, bisa jadi hal yang wajar atau bahkan keharusan bila suami sangat menginginkan bahwa istrinya selalu tampil lebih menarik dan lebih memuaskan daripada semua wanita yang pernah terlihat oleh pandangan matanya di jalan-jalan, di pasar-pasar, dan di tempat manapun juga. Oleh karenanya, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah berwasiat kepada para suami dengan sabda beliau:

Sesungguhnya seorang wanita itu, tatkala menghadap (kepada seorang laki-laki), ia menghadap dengan bentuk (yang telah diperindah oleh) setan (untuk dilihat). Karena itu, apabila salah seorang di antara kalian melihat seorang wanita lalu ia terpikat olehnya, segeralah ia mendatangi istrinya, sesungguhnya pada istrinya ada sesuatu yang semisal dengan yang ada pada wanita tersebut.” (HR.Turmudzi no.1191, Bab Ma ja’a fir rojuli yarol mar’ata tu’jibuhu, dishohihkan oleh al-Albani dalam Shohihul Jami’ no.1939)

Wasiat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tersebut mengisyaratkan kepada para istri agar selalu berpenampilan menarik untuk suaminya. Sebab, bisa jadi dengan melihat penampilan istri yang menarik dan memikat hati suaminya saja, suami telah puas dan telah terobati kegelisahannya meski tidak harus bersebadan. Dan bisa jadi suami akan tak tertarik untuk melakukan yang lebih dari sekadar melihat bila secara penampilan saja istri sudak tidak lebih menarik dipandang. Memahami kenyataan dunia suami yang seperti itu, tentunya seorang istri yang sholihah tidak akan lalai dari membuka pintu yang satu ini guna mendapatkan simpati dan cinta suami.

  1. 2. Pintu Ketaatan

Suami manapun akan menaruh simpati terhadap ketaatan istrinya. Bahkan tak hanya sekadar simpatinya yang tercurah, namun cinta dan kesetiaannya akan selalu tumbuh bersemi. Apalagi ketaatan istri di saat suami benar-benar membutuhkannya, seperti di saat ia sakit, di saat-saat ia dalam kesulitan yang menghimpitnya, dan semisalnya. Maka selagi bukan ketaatan yang melanggar syari’at Alloh dan Rasul-Nya, istri sholihah tak akan menutup pintu ini. Malah sebaliknya, ia akan selalu membukanya dengan ketaatan-ketaatannya, sehingga suami selalu simpati dan mencintainya.

  1. 3. Pintu Amanah

Seorang suami akan tenang dan tenteram hatinya memiliki istri yang amanah. Ia tak akan cemas akan keamanan harta, pemeliharaan, serta pendidikan anak-anak, dan hal lain apapun di rumahnya, sebab di sana sudah ada istrinya yang begitu amanah. Yang terpenting dari itu semua, ia sedikitpun tak khawatir akan dikhianati cinta serta kesetiaannya oleh istrinya. Bila seorang istri telah melalui pintu ini, tentu ia akan selalu mendapati simpati suami serta cinta dan kesetiaannya.

Ketiga pintu di atas telah disebutkan dalam sebuah riwayat, tatkala Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ditanya tentang istri mana yang paling baik bagi suaminya, beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab:

Ialah istri yang menyenangkan (pandangan mata suami)-nya bila ia memandangnya, dan yang taat bila ia memerintahnya, dan yang tak menyelisihi suami pada perkara yang ia benci terjadi pada diri maupun harta (suami)-nya.” (HR.Ahmad 2/432, dari Abu Hurairoh dihasankan oleh al-Albani dalam ash-shohihah 4/453)

Abu Ammar al-Ghoyami (Majalah Al-MAwaddah vol.29)

Blog Advertising

About Admin

di dunia yang penuh dengan syubhat dan fitnah, ana menjadi orang yang terasing. semula ana berasal dari pulai terasing yaitu pulau madura dan sekarang berada di bumi yang penuh fitnah dan syubhat

Diskusi

Trackbacks/Pingbacks

  1. Ping-balik: Tiga Pintu Simpati Suami | Pasturi Bahagia - Kamis, Juni 3, 2010

Berkomentarlah dengan sopan dan beradab. Komentar yang tidak beradab maka akan dihapus. no Bashing...!!!. Syukron

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: