Taman Orang Jatuh Cinta, Tazkiyatun Nufus

Kedurhakaan kepada Alloh dan Siksaan


Jika hasratmu melemah untuk meninggalkan kekejian, sementara masih ada cinta kepada kekasih yang paling tinggi, maka tetap tinggalkan kekejian itu karena cintamu kepada para bidadari, yang sifat-sifat-Nya telah disebutkan Alloh di dalam kitab-Nya dan yang para utusan-Nya menyeru untuk menjalin kasih dengan para bidadari itu di surga yang penuh kenikmatan. Jika hasratmu melemah untuk mendapatkan para bidadari itu dan engkau merasa tidak layak meminang mereka serta engkau membiarkan dirimu lebih mementingkan kenikmatan yang ada di dunia daripada para bidadari itu, maka waspadalah terhadap hukuman-Nya di dunia maupun di akhirat. Ketahuilah bahwa hukuman itu bisa bermacam-macam dan berbeda-beda. Terkadang dipercepat selagi masih di dunia, terkadang ditangguhkan dan terkadang Alloh memadukan keduanya bagi orang yang durhaka kepada-Nya. Hukuman yang paling keras adalah dicabutnya iman. Hukuman lainnya berupa kematian hati, dihilangkan kenikmatan menyebut asma-nya, berdoa dan bermunajat kepada-Nya. Boleh jadi detak hati berubah seperti detak hati orang yang takut kegelapan, sehingga akhirnya hati itu dipenuhi dengan kegelapan dan menjadi buta. Hukuman yang paling ringan ialah hukuman yang menimpa badan selagi masih di dunia atau cobaan yang berkaitan dengan harta benda.

Al-Fudhail berkata,”Alloh berfirman, “Wahai Bani Adam, jika Aku memberimu nikmat-Ku dan kamu berubah durhaka kepada-Ku, maka waspadalah agar Aku tidak menetapkanmu di dalam kedurhakaan kepada-Ku. Wahai bani Adam, bertakwalah kepada-Ku dan tidurlah sesukamu. Sesungguhnya jika kamu mengingat-Ku, maka Aku pun akan mengingatmu, dan jika kamu melupakan-Ku, maka Aku pun akan melupakanmu. Waktu yang tidak kamu pergunakan untuk mengingat-Ku akan menjadi tanggung jawab di pundakmu dan bagianmu.”

Al-Fudhail juga berkata,”Apa yang membuatmu merasa aman jika engkau berbuat sesuatu yang membuat Alloh murka dan Dia pun menutup pintu-pintu maghfirah, sementara engkau hanya tertawa saja?”

Ibnu Abbas dan Anas Radhiyallahu Anhuma pernah berkata,”Kebaikan itu mempunyai cahaya di dalam hati, hiasan di wajah, kekuatan di badan, keluasan dalam rezki dan rasa cinta di dalam hati manusia. Sedangkan keburukan itu mempunyai kegelapan di hati, noda di wajah, kelemahan di badan, kekurangan dalam rezki dan kebencian di dalam hati manusia.”

Abu Sulaiman Ad-Darany berkata, “Barangsiapa mensucikan diri, maka dia akan diberi kesucian itu, dan barangsiapa mengotori diri, maka kotoran itu akan diberikan kepadanya. Barangsiapa melakukan kebaikan pada malam harinya, maka dia diberi perlindungan pada siang harinya, dan barangsiapa melakukan kebaikan pada siang harinya, maka dia diberi perlindungan pada malam harinya. Barangsiapa mengabaikan Alloh karena syahwat di dalam hatinya, maka Alloh lebih berhak untuk menyiksa hatinya.”

Muharib bin Ditsar berkata, “Sesungguhnya jika seseorang melakukan dosa, maka dia akan mendapatkan kehinaan di dalam hatinya.”

Al-Husain bin muthair berkata,

Bersihkan dirimu dari segala urusan

agar stelah itu tiada nafsu yang tersimpan

jangan dekati segala urusan yang haram

sirna kenikmatannya dari kepahitannya yang terpendam

Sufyan Ats-Tsaury berpantun lewat dua bait syair,

Kenikmatan yang diharamkan begitu cepat sirna

dosa dan cela tetap melekat selama-lamanya

akibat keburukan tetap terlihat nyata

tiada artinya kenikmatan yang disusul neraka

About Admin

di dunia yang penuh dengan syubhat dan fitnah, ana menjadi orang yang terasing. semula ana berasal dari pulai terasing yaitu pulau madura dan sekarang berada di bumi yang penuh fitnah dan syubhat

Diskusi

Belum ada komentar.

Berkomentarlah dengan sopan dan beradab. Komentar yang tidak beradab maka akan dihapus. no Bashing...!!!. Syukron

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: