Iman, Jeritan Hati, Keluarga Bahagia, Kisah, remaja, Taman Orang Jatuh Cinta

Surat Dari Iblis Untukmu


Cover3-01Sungguh aku telah melihatmu kemarin…

Engkau memulai kehidupan seharian, engkau bangun dan pergi untuk bekerja tanpa memikirkan shalatfajar…!

Di kantor, engkau tidak peduli sama sekali tentang aturan halal haram, sebagaimana yang dilakukan oleh kawan-kawanmu…

Saat engkau pulang ke rumah, engkaupun menyantap makananmu tanpa menyebut nama Allah Sang Pemberi rizki kepadamu…

Juga tidak ada waktu untuk shalat Isya’ sebelum tidur, meskipun kamu sempatkan nonton TV sampai engkau tertidur pulas …!

Engkau adalah seorang pengingkar nikmat dan penentang Pemberi nikmat. Aku sangat mencintaimu dengan kelakuanmu itu.

Kelakuanmu adalah salah satu sifat dari sifatku. Aku sangat berbahagia melihatmu hidup seperti itu.

Egkau adalah bagian dari diriku, dan aku adalah bagian dari dirimu.

Ingatlah, tahun-tahun telah berlalu, tahun berganti tahun, dan di antara kita ada hubungan intim selama puluhan tahun itu. Suatu persahabatan  yang sangat panjang…!

Meskipun demikian, aku tetap tidak mencintaimu.

Aku membencimu dengan segenap hatiku…dan memusuhimu dengan segenap raga dan jiwaku…

Allah telah mengeluarkanku dari sorga setelah aku berpaling dari nikmat-Nya, dan menolak sujud kepada bapakmu, Adam…!

Aku akan berusaha terus untuk menyesatkanmu dengan segala kemampuanku agar engkau sengsara bersamaku.

Terus terang, engkau tidak menggunakan akal dalam memahami hakikat kehidupan ini.

Betapa tidak, Allah telah membuka pintu sorga dan pintu taubat dari dosa untukmu…

Akan tetapi engkau justru menghadap kepadaku… engkau mengharap janjiku, yang itu hanyalah angan-angan, dan pasti akan menghantarkanmu ke neraka…

 

Terima kasih wahai kekasihku…!

Sungguh aku telah bersumpah kepada Allah untuk menyesatkan seluruh anak keturunan Adam, orang-orang sepertimu…

Aku ingin sekali melaksanakan keinginanku.

Agar aku yakin… bahwa engkau mentaati perintah-perintahku…

Itulah dia, hari-hari yang telah berlalu…!

Engkau beristighatsah, meminta pertolongan dengan ahli kubur… engkau menyandarkan diri kepada mereka saat terkena musibah…

Engkau suka mengerjakan yang bid’ah dan menyelisihi Nabimu serta perintah-perintahnya, karena tidak cukup puas dengan sunnah…!

Engkau berkelompok-kelompok (hizbiyyah ashabiyyah), dengan sebuah anggapan bahwa engkau membela Islam dan memperjuangkannya. Padahal kenyataannya, engkau melayaniku dengan membantuku menjauhkan manusia dari berpegang teguh dengan manhaj salafmu…

Engkau mendengarkan nyanyian-nyanyian…

Engkau melihat film-film…

Engkau kerjakan perbuatan-perbuatan keji dan hal-hal yang diharamkan…

Engkau melaknat manusia… mencuri… menipu… berkhianat… dan seterusnya…

Terima kasih kawan, atas semuanya. Sungguh engkau telah membahagiakanku.

Karena dengan entengnya engkau telah membuat murka Allah…!

Maka marilah sahabat… kita terbakar bersama-sama…!

 

Di hadapan kita masih banyak langkah untuk kita berdua.

Aku tertawa mengejekmu, saat melihatmu melakukan maksiat dengan disertai tertawaan yang memenuhi tempat tersebut, seakan-akan engkau menantang keagungan Allah…!

Aku menginginkanmu wahai kekasih, agar engkau menyebarkan kerusakan di antara manusia sesamamu…

Doronglah mereka untuk melakukan perbuatan maksiat dan dosa! Tuntunlah mereka, agar bermaksiat kepada Allah dengan segenap cara yang kau mampu! Sebarkanlah di antara mereka film-film dan nyanyian-nyanyian, serta berbagai permainan…!

Setiap kali engkau melihat seseorang beribadah kepada Allah, jangan lupa menghina mereka…

Mencemooh penampilannya, hingga engkau membuatku tertawa.

Maaf… aku sekarang ada urusan… aku akan meninggalkanmu, menyemangati orang-orang lain sepertimu. Cukuplah bagimu pasukanku setan-setan bangsa jin, kelak aku akan kembali.

Melanjutkan kerjasama kita, memikirkan langkah baru bagi maksiat baru…!

Seandainya engkau cerdas, tentu engkau akan lari dariku.

Kemudian engkau memohon ampunan kepada Allah dari dosa-dosamu.

Lalu engkau hidup dalam ketaatan kepada Allah di tahun-tahun akhir dari usiamu yang tinggal sedikit ini…!

Hingga engkau mendapatkan pahala serta kenikmatan iman, sebelum ridha Allah Subhanaahu wa Ta`ala yang abadi di dalam sorga… daripada engkau dilemparkan ke dalam neraka bersamaku selamanya.

Akan tetapi aku yakin… bahwa engkau lebih mencintaiku daripada kecintaanmu kepada Allah…!

Bahwasannya engkau lebih mendahulukan hawa nafsumu daripada ketaatan kepada Allah dan janji sorga yang masih jauh katamu.

Engkau adalah sahabatku yang terkasih…!

Yang menyesatkanmu,

ttd

Iblis yang terkutuk…. Pemimpin para Setan (AR)*

Sumber: Majalah Qiblati 1/3 (Oleh: Mamduh Farhan al-Buhairi)

About Admin

di dunia yang penuh dengan syubhat dan fitnah, ana menjadi orang yang terasing. semula ana berasal dari pulai terasing yaitu pulau madura dan sekarang berada di bumi yang penuh fitnah dan syubhat

Diskusi

2 thoughts on “Surat Dari Iblis Untukmu

  1. Semoga Allah mengampuni dosa-dosa kita

    Posted by Afif Fatkhurrohman | Selasa, Mei 17, 2011, 7:24 pm
  2. sederhana dan mengena…

    Posted by abu hanan abdullah | Selasa, Mei 17, 2011, 8:17 pm

Berkomentarlah dengan sopan dan beradab. Komentar yang tidak beradab maka akan dihapus. no Bashing...!!!. Syukron

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: