Adab, Akhlak,dan Nasihat

Dialog 2 Hati..Bag 1


Sejenak mari kita saksikan sebuah pesan dialog yang sarat dengan makna hidup dan kehidupan. Kehidupan yang sebenarnya tak layak untuk disombongkan, tak layak untuk diagung-agungkan.

Duduklah dengan manis dan jadikan diri anda sebagai pembaca pesan ini, serta biarkan penulis yang mengarahkan anda untuk masuk ke dunia anda. Penulis hanya mengarahkan sedangkan aktornya, penulis serahkan kepada anda. Bacalah perlahan, lalu tanyakan pada diri anda: Apakah SAYA adalah AKTORNYA???

Seorang pemuda miskin, cekung, dan kurus kini berubah menjadi pemuda kaya raya dan gagah. Secara fisik tidak tampak kekurangan bagi dirinya. Berbagai asset perusahaan tersebar dimana-mana. Rumah berkelaspun berdiri kokoh, belum juga villa yang biasa ia tempati dikala berlibur. Wanita yang selalu mengekor di belakang ataupun didepannya. Tanpa mencari, semua wanita datang menghampirinya.

Kemewahan yang menghiasinya membuatnya melanggar batas-batas yang Alloh syariatkan. Sholat tak lagi didirikan, kalaupun ingat hanyalah sesaat saja. Kadang sholat, kadang tidak. Sibuk atau senggang. Semuanya ia curahkan untuk bisnisnya. Berbagai harta ia kumpulkan demi kepuasan batinnya. Kerajaan Hatinya sudah tertutup oleh harta dan kemewahan, sedangkan ia adalah budaknya bahkan lebih rendah dari itu. Lalu siapa rajanya??? Kesombongannyalah yang tlah menjadi raja.

Dunia telah menjadi penjara baginya, tapi bak surga paling tidak bagi kesombongan yang menguasai hatinya. Dia lupa untuk apa dia hidup? Lupa siapa yang memberinya harta dan kekayaan? Dia lupa dengan agamanya?

Padahal Alloh berfirman:

“Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku. Aku tidak menghendaki rizqi sedikitpun dari mereka dan aku tidak menghendaki supaya mereka memberi aku makan. Sesungguhnya Allah, Dialah Maha Pemberi Rizqi yang mempunyai Kekuatan lagi sangat kokoh.” (QS. Adz Dzariyat: 56-58)

Semakin lama, hidup dan kehidupannya tak terkendali. Kehidupan malampun menjadi aktivitas baru baginya. Bir dan minuman beralkohol lainnya menjadi minuman favoritnya. Tak puas dengan itu, kupu-kupu malampun ia nikmati. Ia langgar semua syariat Alloh hanya demi kepuasan batinnya. Tak disangka ia melupakan agamanya.

Bukankah Alloh berfirman:

Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya khamar, berjudi, berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.(QS. Al-Maidah: 90)

“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.” (QS. Al-Israa’: 32)

Di tengah kesenangan hidupnya, jauh di lubuk hatinya yang paling dalam tersirat sebuah kesedihan yang mendalam. Ditambah lagi sakit yang menderanya. Ia terbaring lemas di atas tempat tidurnya. Ia divonis menderita penyakit yang belum ada obatnya, yaitu HIV. Lalu, apakah ia menikmati kekayaannya? Tempat tidurnya yang empuk? Kamarnya yang ber-AC? Makanan yang lezat dan rumahnya yang megah?

Ternyata tidak…!!! Batinnya mulai bergolak…

Kau lemah akhi, kau lemah. Kesombongan yang kau jadikan kekuatanmu tidak bisa menolongmu. Kau tak berdaya di atas kesombonganmu. Kekayaanmu yang kau kumpulkan seumur hidup, perlahan terkuras habis untuk membiayai penyakitmu. Lalu siapakah yang akan menolongmu???

“Tidak ada dalam dada mereka melainkan hanyalah (keinginan akan) kesombongan yang mereka sekali-kali tiada akan mencapainya.” (QS. Al Mu’minun: 56)

“Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri. “ (QS. Luqman:18)

Apakah kau lupa bahwa hanya Allohlah Sang Pemilik Kesombongan. Tidak ada yang pantas kau sombongkan di dunia ini. Semuanya hanyalah milik Alloh.

” Kebesaran adalah pakaian-Nya dan kesombongan adalah selendang-Nya. (Allah Ta’ala berfirman): Barang siapa menyaingi Aku pada keduanya pasti Aku azab ia.” (HR. Muslim dari Abu Hurairah Rodhiyallahu ‘anhu)

Tenang sobat, kau tak sendiri. Aku selalu berada di sampingmu. Manusia sakit itu biasa, sebentar lagi juga pasti sembuh. Teman-temanmu juga pernah sakit, lalu mereka sembuh dan sehat seperti sedia kala. Lagipula kau masih muda, masih panjang umurmu. Jangan kau sia-siakan hidupmu. Nikmatilah dunia ini.

About Admin

di dunia yang penuh dengan syubhat dan fitnah, ana menjadi orang yang terasing. semula ana berasal dari pulai terasing yaitu pulau madura dan sekarang berada di bumi yang penuh fitnah dan syubhat

Diskusi

Belum ada komentar.

Berkomentarlah dengan sopan dan beradab. Komentar yang tidak beradab maka akan dihapus. no Bashing...!!!. Syukron

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: