Aqidah dan Manhaj, da'wah dan tsaqofah

Siapa yang Peduli Pada Sunnah Sekarang ?!! (Bag 2)


Ummatal Islam ! kita semua benar-benar harus memberikan perhatian ekstra terhadap upaya menghidupkan Sunnah. Dan untuk itu semua kalangan umat Islam harus bekerja sama. Bukankah semua muslim ingin masuk Surga ? Apakah ada jalan lain menuju Surga selain mengikuti jejak Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, para Sahabat, generasi salaf, dan generasi-generasi yang utama ?.

Wahai orang-orang yang ingin selamat ! Ikutilah Sunnah ! berpegang teguhlah padanya ! jangan sekali-kali tertipu oleh apa yang dilakukan oleh banyak orang. Karena kebenaran tidak diukur dengan banyaknya orang, melainkan dalil dan hujjah yang kuat.

Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang yang di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah . (QS. Al-An’am :116)

Para pengemban Sunnah harus menyatukan kata memadukan hati. Mereka harus waspada terhadap potensi lahirnya celah internal dan tidak boleh mendahulukan perselisihan yang tidak penting. Sesungguhnya sikap fanatik terhadap symbol, kelompok, dan sudut pandang golongan yang sempit bukanlah bagian dari agama. Karena kebenaran bukanlah monopoli individu atau kelompok tertentu, selama semua pihak masih mengikuti metode Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Terutama pada aspek akidah. Kesalahan pasti ada. Nasihat dianjurkan. Melecehkan dan menyakiti hati sesama dilarang. Menyampaikan bantahan secara terbuka di antara sesama penganut metode yang sama akan memberikan peluang kepada lawan untuk mengadu domba mereka yang saling mencintai. Jadi, waspadalah!.

Para pengemban Sunnah sangat perlu merumuskan usaha-usaha mereka secara sistematis dan menjalin kerjasama dengan para pejabat pemerintah dan para ulama untuk mengantisipasi potensi bahaya yang mengancam mereka.

Wahai umat Islam ! Wahai pengemban Sunnah ! Wahai pecinta Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam ! Bukankah sudah tiba waktunya bagi kita untuk menyadari bahaya di sekitar kita yang berpotensi mengancam agama dan dunia kita ?! Bukankah sudah tiba masanya bagi kita untuk meninggalkan pertarungan dan perselisihan yang semuanya tidak penting ? lebih baik mengerahkan energi dan mencurahkan usaha kita untuk membela dan menyebarluaskan Sunnah. Serta bekerja sama dengan pemerintah dan ulama agar melaju di jalan kebaikan dan jalur yang benar.

Siapakah yang mau melakukan hal itu, wahai umat Islam ? Siapakah yang mau peduli kepada Sunnah, mengamalkan, mendakwahkannya, memadukan hati di sekitarnya, memperjuangkan, dan mempertahankannya, selain anda sendiri, wahai umat Islam ? Jadi berbuatlah seperti apa yang dikehendaki Allah dari anda, maka Allah akan memenuhi janji-Nya kepada anda. Kerena hanya Allahlah yang bisa memberikan pertolongan dan menunjukkan jalan yang benar.

Dari masa ke masa, dari generasi ke generasi, Sunnah Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam senantisa jelas rambu-rambunya dan tinggi panji-panjinya. Allah selalu menyiapkan orang-orang besar yang siap membelanya, sehingga tetap menjadi matahari yang menerangi jalan bagi siapa saja menginginkan kebaikan dan petunjuk. Maka tidak ada pilihan lain bagi seorang muslim selain mengikuti jalan kebenaran, mengesampingkan fanatisme, dan bertanya kepada para ulama ketika mengalami kesulitan.

Ulama Islam sekarang lebih membutuhkan persatuan berdasarkan metode Al-Qur’an dan Sunnah, agar seluruh energi terfokus menuju tujuan luhur yang dicita-citakan oleh setiap muslim. Kemudian membawa kapal induk umat menuju pulau keamanan dan pantai keimanan, jauh dari segala rintangan dan hambatan. Sesungguhnya setiap muslim berada di garda terdepan dalam melayani agama, akidah, dan Sunnah Rasul-Nya sesuai dengan posisi dan tanggung jawabnya.

Jadi, Ayyuhal muslimun, tunjukkan kebaikan anda kepada Allah. Berjalanlah dengan langkah-langkah yang seimbang dengan bimbingan ilmu agama yang bisa melahirkan kesadaran actual. Sehingga umat ini bisa mengambil kembali peran kepemimpinannya di garda terdepan, kemudian membawa umat manusia menuju kejayaan dan kemuliaan. Dan itu tidaklah sulit bagi Allah.

( Diringkas dari Kumpulan Khutbah Jum’at Pilihan Setahun Edisi pertama, ElBA Al-Fitrah, Surabaya)

About Admin

di dunia yang penuh dengan syubhat dan fitnah, ana menjadi orang yang terasing. semula ana berasal dari pulai terasing yaitu pulau madura dan sekarang berada di bumi yang penuh fitnah dan syubhat

Diskusi

Belum ada komentar.

Berkomentarlah dengan sopan dan beradab. Komentar yang tidak beradab maka akan dihapus. no Bashing...!!!. Syukron

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: