Kisah

Menggugat Cerai Suami yang Menjadi Dukun


Sebagai  seorang  yang  sedang  tumbuh  dewasa  aku  berpikir  untuk  melengkapi setengah keislamanku. Sesuai usiaku aku banyak berfikir untuk  menikah.    Dalam    hati    aku    sering    bertanya    mengapa    aku    tidak  menggenapkan keislamanku dan menjaga diriku.  Namun rupanya perhitunganku salah, karena aku telah memilih salah  seorang  anak  tetanggaku  yang  tidak  memiliki  sifat  seorang  suami  yang saleh dan sekaligus seorang pengangguran.

Umurku sekitar 15 tahun. Sebuah periode yang rawan bagi setiap gadis. Aku telah sepakat untuk menikah dengan seorang anak tetanggaku, namun orangtuaku  tidak  menyetujui  pernikahanku,  alasannya  karena  suamiku belum memiliki perkerjaan tetap. Didorong pikiran masa puber, dan tanpa persetujuan dari pihak orang tua ataupun keluarga, kami mendatangi kantor pengadilan di wilayah lain untuk melaksanakan akad nikah. Selanjutnya kami menetap di wilayah itu. Suamiku bekerja serabutan.

Setelah  kami  semakin  sulit  menjalani  kehidupan,  kami  kembali  ke kampung halaman kami, suamiku menjadi petani. Allah menganugerahkan kami seorang putri yang cantik.

Setelah   beberapa   bulan   berlalu,   kami   kembali   berhubungan   baik dengan  orang  tua  kami.  Kami  hidup  bahagia  meskipun  kami  kekurangan dari segi materi. Aku mulai menyadari kesalahanku dan bertaubat kepada Allah. Aku mulai mengenakan pakaian yang sesuai dengan syariat. Aku kini banyak beramal dan menjadi lebih penyabar.

Tiba-tiba  suamiku  berubah.  Dia  mulai  suka  mengobati  orang  dengan cara  yang  sesat  dengan  menggunakan  teknik  perdukunan  dan  sihir. Tampaknya dia ingin mencari nafkah dengan cara haram. Aku nasehati ia agar  meninggalkan  perbuatannya  dan  kuingatkan  pula  bahwa  apa  yang diperbuatnya  adalah  sebuah  bentuk  kekufuran  kepada  Allah  Subhanahu waTa’ala.  Namun suamiku tak memedulikanku.

Aku kemudian mengadu kepada imam masjid dan kuceritakan kepada beliau  kisah  hidupku.  Dengan  harapan  semoga  dia  bisa  membantu  agar suamiku dapat kembali ke jalan yang benar dan meninggalkan segala dusta ini, namun suamiku tetap menolak. Aku bahkan sempat mengancam akan meninggalkan dirinya. Akan tetapi hasilnya nihil, suamiku tak bergeming.

Setelah aku kehabisan cara untuk membuat suamiku berubah, akhirnya aku  meminta  cerai  darinya  untuk  menyelamatkan  diriku  darinya,  karena  aku  tentu  tidak  dapat  hidup  bersama  dengan  orang  kafir.  Aku  pulang kerumah orang-tuaku dan menolak untuk kembali kepada suamimu.

Pada  akhirnya  aku  benar-benar  bercerai  dengan  suamiku.  Aku  mulai menyadari   bahwa   yang   terjadi   pada   diriku   semuanya   disebabkan kedurhakaanku kepada orang tuaku, sungguh aku menyesali perbuatanku dan  yakin  bahwa  Allah  pasti  akan  memberiku  kebaikan  selama  aku bertaubat kepada-Nya.

Imam masjid yang menyelesaikan masalahku kemudian menemuiku, ia setuju untuk menikahiku. Kamipun menikah, dan aku tinggal di rumahnya. Segala puji bagi Allah yang telah memberiku pengganti yang baik sehingga aku   dapat   hidup   bahagia.   Aku   dapat   mempelajari   Al-Qur’an   dan menghafalkannya. Aku  sungguh  menyesali  semua  yang  pernah  kualami, aku berharap semoga Allah membimbingku untuk taat pada-Nya sepanjang sisa umurku.

Ketika  aku  masih  bersama  suamiku  yang  dukun  dulu  aku  banyak memperhatikan  bahwa  yang  paling  sering  datang  kepadanya  kebanyakan dari  kalangan  perempuan  yang  percaya  atas  apa  yang  dikatakannya.  Hal tersebut  jelas  mengindikasikan  kebodohan  yang  banyak  terjadi  khususnya di  kalangan  perempuan.  Maka  kusarankan  kepada  para  pemudi  untuk belajar  ilmu  yang  bermanfaat  agar  tidak  menjadi  mangsa  para  dukun. Semoga Allah melimpahkan hidayah dan taufiknya.

About Admin

di dunia yang penuh dengan syubhat dan fitnah, ana menjadi orang yang terasing. semula ana berasal dari pulai terasing yaitu pulau madura dan sekarang berada di bumi yang penuh fitnah dan syubhat

Diskusi

Belum ada komentar.

Berkomentarlah dengan sopan dan beradab. Komentar yang tidak beradab maka akan dihapus. no Bashing...!!!. Syukron

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: