Tazkiyatun Nufus, wala' wal bara'

Metode Iblis dalam Menyesatkan Manusia


Seorang laki-laki bertanya kepada Hasan Al-Bashri rahimahullah: “Apakah Iblis tidur?”  Hasan  Al-Bashri  menjawab:  “Jika  Iblis  tidur,  maka  akan  ada  saat dimana  Bani  Adam  dapat  beristirahat.”  Iblis  telah  bersumpah  dengan dirinya  akan  melakukan  kejahatan,  tidak  akan  pernah  lelah  dalam  menyerang manusia  setiap  saat,  sehingga  tidak  ada  kemurahan  hati  dalam  peperangan dengannya  dan  tidak  ada  kesuksesan  bagimu  Abdullah,  kecuali  jika  engkau adalah seorang hamba Allah.

Pembahasan  kita  hari  ini  adalah  untuk  mengenal  tipu  daya  syaithan  yang digunakan Iblis dalam peperangan, agar dapat memberi peringatan darpadanya, maka  barang  siapa  yang  jatuh  ke  dalam  perangkap  iblis  setelah  itu,  tidak  ada yang patut disalahkan kecuali dirinya sendiri.

Ummat  ul-Islam!  Ketika  Allah  mengeluarkan  Iblis  dari  surga-Nya  dan  dari rahmat-Nya, Iblis telah mengatakan bahwa tipu daya yang akan dilancarkannya dalam peperangan (dengan Bani Adam –pent) adalah:

Metode pertama: Menyesatkan Manusia

Iblis menyatakan dengan jelas ketika dia dikeluarkan dari surga, Allah berfirman bahwa Iblis berkata:

“Iblis  menjawab:  “Demi  kekuasaan  Engkau  aku  akan  menyesatkan  mereka semuanya,  kecuali  hamba-hamba-Mu  yang  mukhlis  di  antara  mereka.”  (QS Shaad [38] : 82-83)

Iblis  berkata:  “Demi  kekuasaan  Engkau,  aku  tidak  akan  berhenti  dalam menyesatkan Bani Adam selama ruh mereka berada di dalam badan.” (Ahahih ul-Jami:1646)

Wahai  saudaraku  dalam  Islam!  Iblis  datang  dengan  tahapan-tahapan  bujukan dan tipu daya.

Langkah Pertama: Mengajakmu kepada Kufur dan Syirik

Allah berfirman:  “(Bujukan  orang-orang  munafik  itu  adalah)  seperti  (bujukan)  setan  ketika  dia berkata kepada manusia: “Kafirlah kamu”, maka tatkala manusia itu telah kafir ia berkata: “Sesungguhnya aku berlepas diri dari kamu karena sesungguhnya aku takut  kepada  Allah  Tuhan  semesta  alam”.  Maka  adalah  kesudahan  keduanya, bahwa  sesungguhnya  keduanya  (masuk)  ke  dalam  neraka,  mereka  kekal  di dalamnya. Demikianlah balasan orang-orang yang lalim.” (QS Al-Hasyr [59] : 16-17)

Sehingga  jika  seseorang  kufur  dan  menyekutukan  sesuatu  dengan  Allah  dan murtad  dari  agamanya  (yakni  Islam)  dan  menjawab (panggilan) syaithan, Iblis merasa   tenang   dan   dapat   beristirahat,   sebagaimana   dia   telah   berhasil mengambil  seseorang  seperti  itu  sebagai  tentara  baru  dalam  barisannya sehingga  orang  itu  menjadi  tentara  dari  tentara-tentara  Iblis.  Karena  ada syaithan dari kalangan manusia dan juga ada syaithan dari kalangan jin. Namun jika   syaithan   tidak   dapat   mengajak   seseorang   menjadi   kafir,   dia   akan menggunakan langkah ke dua, yaitu:

Langkah kedua: Bid’ah dalam Agama

Bid’ah  adalah  dosa  yang  paling  dicintai  Iblis,  yang  paling  dicintai  iblis  adalah membuat bid’ah-bid’ah di dalam agama Allah. Adapun seorang ahlul bid’ah yang tidak bertaubat dari kebid’ahannya, bahkan menganggapnya sebagai kebenaran, sehingga  (mereka)  mempertahankannya  dan  mengajak  manusia  kepadanya.

Pada hari kiamat engkau akan melihat mereka yang membuat bid’ah di dalam agama  Allah  akan  memiliki  wajah  gelap  kehitam-kehitaman,  sebagaimana syaithan berusaha agar bid’ah dimasukkan ke dalam agama.

Langkah ketiga: Mengajak pada Dosa-dosa Besar

Seperti  zina,  riba,  minum  khamr,  durhaka  kepada  orang  tua,  suap  menyuap, agar seseorang jatuh ke dalamnya dan menjadi hancur di neraka. Jika dia gagal melaksanakan langkah ini, iblis akan mencoba langkah keempat, yaitu:

Langkah keempat: Mengajak kepada Dosa-dosa Kecil

Berhati-hatilah  dalam  berkata  terhadap hal-hal ini, “ini  adalah  sunnah”. “ini diperbolehkan”,  “hal  ini  tidak  mengapa”,  hal  ini  tidak  disukai”,  karena anda  akan  melakukan  dosa-dosa  kecil  dan  mereka  (dosa-dosa  itu  –pent)  akan berkumpul bersamamu pada hari kiamat sehingga akan menghancurkanmu. Jika engkau  melihat  pada  gunung-gunung  yang  besar,  dari  apa  terbentuknya?  Dari sesuatu yang kecil. Jika engkau melihat api yang besar, bagaimana dimulainya? Dari  percikan  api  kecil.  Apabila  iblis  gagal  melaksanakan  langkah  ini  dia  akan melakukan langkah berikutnya.

Langkah kelima: Mengajak kepada Hal-hal yang Diperbolehkan

Yakni yang tidak ada  pahala di dalamnya dan tidak ada hukuman, yang mana engkau  akan  menyesal  telah  melakukannya  pada  hari  kiamat,  karena  engkau telah menghabiskan waktumu dengan hal-hal yang mubah dan berkata, “Duhai, sekiranya aku menghabiskan waktuku untuk ketaatan kepada Allah.” Karenanya waspadalah terhadap bujuk rayu syaithan atas manusia!

About Admin

di dunia yang penuh dengan syubhat dan fitnah, ana menjadi orang yang terasing. semula ana berasal dari pulai terasing yaitu pulau madura dan sekarang berada di bumi yang penuh fitnah dan syubhat

Diskusi

One thought on “Metode Iblis dalam Menyesatkan Manusia

  1. musuh yg nyata.

    Posted by ghofur | Kamis, Mei 9, 2013, 9:23 pm

Berkomentarlah dengan sopan dan beradab. Komentar yang tidak beradab maka akan dihapus. no Bashing...!!!. Syukron

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: