Tazkiyatun Nufus, wala' wal bara'

Metode Ke-2: Membuat Indah (kejahatan) di Bumi


Syaithan berjanji, ketika dikeluarkan dari rahmat Allah dan dari surga-Nya, bahwa dia akan membuat (kejahatan) di muka bumi terlihat indah bagi manusia.

Allah berfirman:

 “Iblis berkata: “Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan maksiat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya,” (QS Al-Hijr [15] : 39)

Allah juga berfirman:

 “Demi Allah, sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul Kami kepada umat-umat sebelum kamu, tetapi setan menjadikan umat-umat itu memandang baik perbuatan mereka (yang buruk), maka setan menjadi pemimpin mereka di hari itu dan bagi mereka azab yang sangat pedih.” (QS An-Nahl [16] : 63)

Diantara perbuatan syaithan menampakkan baik (kejahatan) kepada manusia adalah membuat kehidupan dunia tampak indah bagi Bani Adam dan perhiasanperhiasan dunia tampak dihadapannya, sehingga mereka berpaling kepadanya dan disibukkan untuk mengumpulkannya dan bersegera kepadanya. Maka mereka melakukan perjalanan untuk kehidupan dunia, mengambil, memberi, menahan dan belajar, berpikir bahwa mereka akan abadi di dalamnya, lupa bahwa mereka akan kembali kepada Allah.

Allah berfirman mengenai kehidupan dunia:

 “Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-bangga tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.” (QS Al- Hadid [57] : 20)

Berapa banyak Muslim yang melalaikan shalatnya karena kehidupan dunia?

Allah berfirman:

“Maka datanglah sesudah mereka, pengganti (yang jelek) yang menyia-nyiakan salat dan memperturutkan hawa nafsunya, maka mereka kelak akan menemui kesesatan.” (QS Maryam [19] : 59)

Mereka menerima hasrat sementara terhadap kehidupan dunia, berapa banyak diantara anda yang kehilangan pelajaran ilmiah? Berapa banyak diantara anda yang tertahan dari menghafalkan beberapa juz dari Al-Qur’an karena kehidupan dunia? Alasannya, karena syaithan mengampakkannya baik bagimu. Juga diantara perbuatan syaithan menampakkan indah (kejahatan) di muka bumi adalah dia menamakan hal-hal yang terlarang dengan nama-nama dan sesuatu yang dicintai sehingga kita melakukannya dan jatuh ke dalamnya, beberapa contoh akan menjelaskannya:

Contoh pertama.

Pohon keabadian adalah pohon yang berada di Surga yang Allah larang dari Adam. Allah berfirman: “Hai Adam, makanlah dari apa-apa yang engkau inginkan, kecuali dari pohon ini.” Apakah iblis datang kepada Adam dan berkata: “Hai Adam, makanlah buah dari pohon ini yang Allah telah larang darimu, yang akan menghancurkanmu.”, tidak. Bahkan dia dating kepada Adam membisikkan: “Maukah kutunjukkan kepadamu pohon keabadian?” maka dia menamakan pohon yang dilarang dengan nama “pohon keabadian” dan Adam menerimanya dan makan darinya, menyalahi perintah Tuhan-nya dan dikeluarkan dari Surga setelah bertaubat, ini dari hikmah yang Allah kehendaki.

Contoh kedua; Suap-menyuap

Suap menyuap dilarang oleh Rasulullah _, baik yang menyuap maupun yang disuap, dan syaithan ketika mengajak seseorang kepada perbuatan ini memberikan nama yang lain seperti “hadiah”. Orang yang akan disuap akan berkata kepada anda: “ini adalah hadiah” dan yang menyuap berkata; “ini adalah hadiah” dan menerimanya, karena telah diberi nama dengan nama selain nama aslinya. Siapa yang menamakannya “hadiah”? Syaithan, yang membisikkan kepada pembantu-pembantunya bahwa itu adalah hadiah dan menyebarkannya diantara manusia bahwa itu “hanya sekedar hadiah”.

Contoh ketiga; Riba

Allah menyatakan perang terhadap orang yang mengambil riba dan Rasulullah melaknat orang yang mengambil keuntungan dari riba, menyetujuinya, menuliskannya, dan menyaksikannya. Syaithan datang dan menamai riba dengan keuntungan dan hanya berupa laba. Darimana mereka mendapatkan nama ini? Lihatlah dalam bahasa Arab, apakah riba merujuk kepada keuntungan?

Contoh keempat: Menampakkan dan mempertontonkan (keindahan)

Yang merupakan sesuatu yang tidak diperbolehkan dan melalaikan. Allah berfirman:

 “dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah.’ (QS Al-Ahzab [33] : 33)

Terlaknat bagi wanita yang melakukannya. Syaithan datang dan menamakan hal-hal yang menampakkan keindahan (berhias) dengan istilah “beradab” dan “progresif”, mengatakan kepada wanita: “Engkau adalah wanita cantik, maka baik bagimu untuk tampil seperti supermodel dan memperlihatkan kecantikan dan daya tarikmu” dan kemudian dia (wanita) merasa puas dan berbuat khianat karena petunjuk syaithan. Maka dia pun menampakkan semuanya, dan jika engkau mengatakan kepadanya; “Menampakkan perhiasan dan melepaskan hijab, engkau akan terlaknat dengan melakukannya”, dia akan menjawab,

 “Tidak, ini adalah kebebasan pribadiku, dan lihatlah wanita-wanita yang menutup auratnya (maksudnya berhijab –pent), mereka semua terbelakang!”

Contoh Kelima: Alkohol.

Hal ini diharamkan di dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah, maka syaithan dating dan berkata: “Alkohol hanyalah minuman untuk membangkitkan semangat” dan banyak orang yang terjatuh ke dalamnya. Herankah anda bahwa seorang lakilaki mungkin shalat bersama kita dan kemudian kembali ke rumahnya dan minum (alkohol) untuk melupakan pentingnya kehidupan, syaithan telah menamakannya demikian baginya sehingga dia lupa mengingat Allah.

Allah berfirman:

 “Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah perbuatan keji termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan. Sesungguhnya setan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu lantaran (meminum) khamar dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan shalat; maka berhentilah kamu (dari mengerjakan pekerjaan itu).” (QS Al-Ma’idah [5] :90-91)

Maka syaithan datang dan menamakan alkohol sebagai “minuman pembangkit semangat” dan menamakan judi dengan “lotere yang baik”, namun apa kebaikan di dalamnya?

Diantara Cara Syaithan Menampakkan Indah (kejahatan) di muka bumi adalah (Menamakan ketaatan kepada Allah sebagai sesuatu yang menjijikkan):

Mengenakan jilbab adalah “keterbelakangan”, memelihara janggut dan memendekkan celana juga disebut “terbelakang”, berhukum dengan hokum yang telah ditetapkan oleh Allah adalah “ekstrim”; dari mana semua nama ini berasal? Dari Iblis, yang menamakan nama-nama ini terhadap ketaatan kepada Allah untuk membuat manusia lari darinya dan untuk menghalangi manusia dari jalan Allah.

Iklan

About Admin

di dunia yang penuh dengan syubhat dan fitnah, ana menjadi orang yang terasing. semula ana berasal dari pulai terasing yaitu pulau madura dan sekarang berada di bumi yang penuh fitnah dan syubhat

Diskusi

Belum ada komentar.

Berkomentarlah dengan sopan dan beradab. Komentar yang tidak beradab maka akan dihapus. no Bashing...!!!. Syukron

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: