Adab, Akhlak,dan Nasihat, Tazkiyatun Nufus, wala' wal bara'

Pertahanan yang Semu (3)


Cukuplah dalam perkara ini sikap Rasul berlepas diri dari orang-orang yang mengikatkan tali sebagai jimat atau pertahanan semu semisalnya, sebagaimana terdapat dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dari Ruwaifi’ bin Tsabit. Lantas apa lagi yang masih anda harapkan setelah itu?!! Amat celakalah jimat-jimat itu.

Rasul telah melarang dengan tegas  dan bahkan beliau mengirim utusan kepada manusia untuk menyuruh memotong tali jimat dari unta-unta, dimana saat itu merupakan alat transportasi dengan mengatakan: Tidak ada yang boleh tinggal pada leher unta satu ikat jimat atau ikatan tali kecuali harus dipotong (Diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim).

Oleh karenanya kita wajib untuk mengingkari kesyirikan semacam ini, menasehati orang-orang yang jatuh ke dalamnya, dan memotong jimat-jimat syirik serta pertahanan-pertahanan semu pada kendaraan-kendaraan transportasi, taksi dan semisalnya.

Sesungguhnya bergantungnya hati kepada selain Allah dalam mencari manfaat atau menolak madharat sungguh merupakan suatu musibah paling buruk yang menimpa seseorang. Karena bergantung itu terjadi dengan hati atau dengan perbuatan  ataupun juga dengan keduanya sekaligus. Dan ini merupakan sesuatu yang paling berbahaya. Tidak diragukan lagi  jika semua itu berbahaya.

Bahkan sekalipun terjadi pada sebab-sebab yang memang Allah jadikan sebagai sebab padanya, tidak dibenarkan jika hamba bersandar kepadanya semata. Akan tetapi yang dibenarkan adalah bersandar kepada Yang menjadikan sebab itu dan yang menakdirkannya. Disertai dengan melakukan sebab  tersebut  sesuai dengan apa yang disyariatkan seraya mencari manfaatnya. Sedang sebab-sebab itu betapapun besar dan kuatnya, tetap terikat dengan qodho’ dan qodar Allah. Tidak pernah keluar sehelai rambutpun darinya.! Ataupun yang lebih kecil dari itu! Lantas kenapa kita tidak meminta dihindarkan dari bala’ atau dihilangkan kepapaan, diringankan dan dilembutkan dari qodho kepada Yang memilikinya?!

Barangsiapa jiwanya bergantung kepada Allah dan menunaikan hajatnya dengan pertolongan Allah maka Allah akan mencukupinya dengan segala kebutuhan, memudahkannya dari setiap kesulitan dan mendekatkannya dari setiap yang jauh. Amat kasihan orang yang jiwanya bergantung kepada selain Allah, karena Allah akan menelantarkannya dan menyerahkannya kepada makhluk yang lemah, hina lagi tak berdaya ….yang jiwanya bergantung kepada-Nya.

Barangsiapa menyelamatkan seorang hamba dari kebinasaan syirik ini maka ia mendapatkan pahala besar. Dan barangsiapa melakukannya, sekalipun sekedar menghilangkan fenomena kemungkaran ini, maka baginya ganjaran yang melimpah. Saya berharap orang tersebut ditetapkan baginya apa yang disebutkan oleh Said bin jabir –semoga Allah merahmatinya-: “Barangsiapa memutus jimat dari seseorang, maka ia sebanding dengan seorang budak” Artinya seakan-akan ia memerdekakan seorang budak belian.

Saya tutup dengan firman Allah subhaanahu wa ta’aala Katakanlah: Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu kebenaran (Al Qur’an) dari Robbmu, sebab itu barangsiapa yang mendapat petunjuk maka sesungguhnya (petunjuk itu) untuk kebaikan dirinya sendiri. Dan barangsiapa yang sesat, maka sesungguhnya kesesatan itu mencelakakan dirinya sendiri. Dan Aku bukanlah seorang penjaga terhadapmu (Yunus : 108)

Segala puji hanya bagi Allah, pemilik alam semesta.

Semoga Allah melimpahkan sholawat, salam serta berkah-Nya kepada Nabi yang terpercaya

About Admin

di dunia yang penuh dengan syubhat dan fitnah, ana menjadi orang yang terasing. semula ana berasal dari pulai terasing yaitu pulau madura dan sekarang berada di bumi yang penuh fitnah dan syubhat

Diskusi

Belum ada komentar.

Berkomentarlah dengan sopan dan beradab. Komentar yang tidak beradab maka akan dihapus. no Bashing...!!!. Syukron

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: