An-Nisaa'

Serial “Wahai Saudariku Mana Jilbabmu?” (Inilah Faktanya, Belum Sadarkah?!)


Sungguh benar apa yang dikatakan oleh seorang penyair:

Wahai wanita yang dulu dikenal kemuliaannya  sedangkan sekarang mereka menginginkannya jadi bahan mainan dan senda gurau

Tidaklah sama antara orang yang dibimbing oleh Rasulullah dengan orang yang mengikuti jejak Abu jahal

Tidaklah sama wanita yang menjadikan ‘Aisyah sebagai suri tauladannya dengan yang mengikuti langkah si pembawa kayu bakar (istri abu lahab).

Sesungguhnya malu adalah sebagian dari iman maka jadikanlah ia sebagai hiasanmu wahai saudariku dan harapkanlah pahala karenanya

Jangan kau pedulikan apa yang mereka lontarkan dari berbagai kerancuan karena engkau punya akal yang akan menunjukimu

Berpeganglah dengan bukhul tali keimanan, jagalah wibawamu dan jauhilah para pengajak kesesatan dan tinggalkanlah mereka

Kenistaan merupakan penyakit yang bahayanya akan menular  seperti penyakit lepra dan kudis

Jagalah rasa malumu sebagaimana engkau menjaga kehormatanmu dan jangan lemah, bersabar dan tabahlah untuk menggapai keridhaan Allah subhanahu wata’ala.

Betapa buruknya seorang gadis yang tidak punya rasa malu sekalipun ia memakai perhiasan emas dan permata

Jilbab yang kita inginkan adalah kehormatan bagi setiap kaum wanita yang tidak ingin dicela dan dihina

Jika iblis merayumu untuk berbuat maksiat maka binasakan dia dengan membaca istighfar

Juga dengan shalat dipagi hari dengan penuh kekhusyuan  bersujud untuk mengakui dosa-dosa dan mendekatkan diri kepada Allah

Penyair lain berkata:

Tidak berguna kecantikan dan kecerdasan seorang gadis  jika tidak dipergunakan dijalan kebaikan

Kecantikannya hanya sebatas miliknya  akan tetapi yang bermanfaat bagi manusia adalah kehormatan dan kesalihannya

Kita katakan kepada orang yang menolak dan melecehkan jilbab -kita memohon perlindungan kepada Allah dari sifat ini- : jilbab ini disyariatkan untuk melindungi wanita dari jiwa-jiwa kotor dan keji yang condong untuk melakukan kejahatan dengan lisan dan perbuatannya seperti pelecehan seksual hingga pemerkosaan. Disinilah nampak hikmah diwajibkannya jilbab seperti yang disebutkan dalam firman Allah subhanahu wata’ala. ” Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu.” (QS. Al Ahzab: 59).

Jilbab melindungi wanita muslimah dari pandangan jahat penyebab fitnah, ketika seorang wanita muslimah mengenakan jilbab yang rapih dia akan memperoleh kemuliaan dan tidak akan ada orang yang berani mengganggunya atau menyentuhnya, dia akan aman ketika hendak pergi untuk menyelesaikan urusannya dan tidak akan diganggu dengan cacian atau hinaan hingga ia pulang kembali ke rumahnya.

Pada zaman dulu masyarakat muslim tidak mengenal yang namanya penculikan ataupun pemerkosaan dan pelecehan seksual, kecuali yang kita dengar dari kejadian di negara-negara barat dan itupun hanya sebatas berita.

Akan tetapi setelah sebagian dari masyarakat muslim menentang sebagian syariat islam yang diantaranya dengan meninggalkan pakaian muslimah (jilbab) dengan alasan modernisasi dan kebebasan, maka muncullah kasus-kasus penculikan dan pemerkosaan bahkan kasus ini mencatat angka yang sangat tinggi di sebagian bagian negara kaum muslimin, sehingga kaum wanita tidak lagi bisa merasa aman terutama ketika keluar rumah dan berada di tempat-tempat umum seperti di taman, kebun, mall, pasar dan sarana-sarana transportasi umum seperti kereta api, bus maupun taxi karena mereka sering mendapatkan perlakuan yang tidak senonoh dan mendengar perkataan-perkataan yang tidak sopan, ini semua karena mereka meninggalkan jilbab.

 “Barangsiapa yang berpaling dari mengingat Rabb (Tuhan) nya niscaya ia akan mendapatkan siksaan yang berat” (QS. Al Jin: 17)

Dalam survey yang diadakan oleh lembaga KREDIF untuk perlindungan hak-hak wanita, yang diadakan disalah satu negara arab menjelaskan bahwa 80% dari wanita negeri itu mendapatkan gangguan ketika hendak pergi atau pulang dari  tempat kerja , mulai dari gangguan ringan hingga pelecehan seksual, akan tetapi meyoritas dari mereka enggan untuk menceritakannya secara rinci karena malu terhadap keluarganya. Dan kebanyakan mereka tidak berani lagi untuk melewati beberapa kawasan pemukiman karena faktor keamanan.

Hasil survey ini kita persembahkan kepada para pengajak kebebasan dan kekejian baik laki maupun perempuan. Kita katakan kepada mereka inilah hasil dakwah dan propaganda kalian, sebuah hasil survey yang valid dan lengkap dari sebuah lembaga khusus pemerhati hak-hak kaum hawa.

About Admin

di dunia yang penuh dengan syubhat dan fitnah, ana menjadi orang yang terasing. semula ana berasal dari pulai terasing yaitu pulau madura dan sekarang berada di bumi yang penuh fitnah dan syubhat

Diskusi

Belum ada komentar.

Berkomentarlah dengan sopan dan beradab. Komentar yang tidak beradab maka akan dihapus. no Bashing...!!!. Syukron

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: