Renungan Motivasi

This category contains 11 posts

Saat kerjamu tak dihargai,maka engkau belajar tentang KETULUSAN, saat usahamu dinilai tak penting maka engkau belajar tentang KEIKHLASAN, saat hatimu terluka sangat dalam, maka engkau belajar tentang MEMAAFKAN, saat engkau lelah dan kecewa maka engkau sedang belajar tentang KESUNGGUHAN, saat engkau merasa sendirian dan kesepian, maka engkau sedang belajar tentang KETANGGUHAN, TETAP SEMANGAT, TETAP TERSENYUM, … Baca lebih lanjut

Persahabatan sejati adalah persahabatan yang tulus karena Allah, tanpa syarat, dan tanpa kepentingan. Kita mencintai dan menyayangi sahabat kita hanya karena Allah, Bertemu dan berpisah karena Allah, ketiadaannya sungguh membuat hati rindu. Perjumpaan dengannya sungguh menentramkan hati dan penuh dengan manfaat, kita merasakan aman saat bersamanya ataupun saat berpisah, karena kita sangat tahu ia akan … Baca lebih lanjut

Imam Ahmad mengatakan, “Setiap orang yang meremehkan perkara shalat, berarti telah meremehkan agama. Seseorang memiliki bagian dalam Islam sebanding dengan penjagaannya terhadap shalat lima waktu. Seseorang yang dikatakan semangat dalam Islam adalah orang yang betul-betul memperhatikan shalat lima waktu. Kenalilah dirimu, wahai hamba Allah. Waspadalah! Janganlah engkau menemui Allah, sedangkan engkau tidak memiliki bagian dalam … Baca lebih lanjut

Maut Menjemput, Siapa Kawanmu?

Anak Adam mesti memiliki keluarga yang selalu bergaul dengan dirinya, harta sebagai bekal hidupnya, dua shahabat ini selalu menyertainya dan suatu saat akan berpisah dengannya. Maka orang yang berbahagia adalah orang yang menjadikan harta sebagai sarana untuk berdzikir kepada Alloh SUbhanahu waTa’ala

Baca lebih lanjut

Salah Kaprah dalam Bercinta

Kalaulah kita ibaratkan zina adalah sebuah ruangan yang memiliki banyak pintu yang berlapis-lapis, maka orang yang berpacaran adalah orang yang telah memiliki semua kuncinya. Kapan saja ia bisa masuk. Bukankah saat berpacaran ia tidak lepas dari zina mata dengan bebas memandang?

Baca lebih lanjut

Sayang anak…sayang anak

Istilah sayang anak adalah sesuatu yang sangat lekat di benak setiap orang tua-apalagi bagi seorang ibu-, itu memang sudah fitrah dari Alloh kepada setiap orangtua terhadap anaknya.

Baca lebih lanjut

Pelajaran dari Negeri Rantau

Dalam kalimat yang singkat Rasululloh Shallallaahu’alaihi wasallam pernah berpesan kepada salah seorang sahabatnya dan tentu saja kepada kita umatnya

“Jadilah kamu di dunia ini seperti orang asing atau orang yang sedang menempuh perjalanan.” (HR. Bukhori)

Pesan Rasululloh ini sangat dalam maknanya, karena ketika kita mengamati kehidupan orang asing atau yang sedang merantau, maka kita akan dapat mengambil pelajaran bagaimana seharusnya kita hidup di dunia ini?

Baca lebih lanjut

Pertahanan yang Semu (1)

Tatkala Nabi bertanya kepada mereka, mereka diam karena mereka tidak meyakini akan hal itu ada pada sesembahan mereka. Akan tetapi sebagian kaum muslimin –semoga Allah menunjuki mereka- telah digelincirkan oleh syaitan. Mereka menggantungkan masa depan mereka dan menyerahkan urusan mereka kepada selembar kain, tali atau sandal.

Baca lebih lanjut

Belajar Cinta dari Seekor Cicak

Ketika sedang merenovasi sebuah rumah, seseorang mencoba merontokkan tembok. Rumah di Jepang biasanya memiliki ruang kosong di antara tembok yang terbuat dari kayu. Ketika tembok mulai rontok, dia menemukan seekor cicak yang terperangkap di antara ruang kosong itu karena kakinya melekat pada sebuah surat.

Baca lebih lanjut

Jendela Rumah Sakit

Dua orang pria, keduanya menderita sakit keras, sedang dirawat di sebuah kamar rumah sakit. Seorang di antaranya menderita suatu penyakit yang mengharuskannya duduk di tempat tidur selama satu jam di setiap sore untuk mengosongkan cairan dari paru-parunya. Kebetulan, tempat tidurnya berada tepat di sisi jendela satu-satunya yang ada di kamar itu.

Baca lebih lanjut

Love = Waiting 4 A Bus….

Cinta itu sama seperti orang yg sedang menunggu bis
Sebuah bis datang, dan kamu bilang,
“Wah..terlalu penuh, sumpek, bakalan nggak bisa duduk nyaman neh!
Aku tunggu bis berikutnya aja deh.”

Baca lebih lanjut