Sahabat dan Ulama

This category contains 22 posts

Kisah Penyekapan Umar bin Abdul Aziz dan Penguburannya Hidup-Hidup

Kejadian ini terjadi pada masa Al-Walid bin Abdul Malik, saat dihadirkan dimajelisnya seorang laki-laki dari khawarij yang diancam dengan hukuman mati. Al-Walid melihat kepadanya dan menanyainya dengan sekumpulan pertanyaan yang telah dia siapkan untuk membunuhnya, dan dia tidak mungkin selamat darinya.

Baca lebih lanjut

Buah dari Kesabaran

Setelah dia duduk, sang ayah lalu menikahkan dia dengan anak perempuannya dan kemudian makanan pun dibawa keluar. Itu adalah makanan yang sama yang dia masukkan sendok ke dalamnya sebelumnya, makanan yang dia tinggalkan

Baca lebih lanjut

Kekhawatiran Para Salaf

Sesungguhnya dunia ini telah pergi dan akhirat telah tiba. Setiap wanita yang mempunyai banyak anak, hendaknya menjadikan mereka anak-anak akhirat, dan janganlah menjadikan sebagai anak dunia. Sesungguhnya hari ini adalah hari amal dan bukan perhitungan. Sedangkan besok adalah hari perhitungan tanpa amal.

SYAIKH MUHAMMAD AMAN AL-JAMI

(SINGA SUNNAH DARI HABASYAH) Nama Dan Nasabnya Beliau rahimahullah adalah Syaikh al-‘Allamah Abu Ahmad Muhammad Aman bin Ali Jami Ali. Kelahirannya Beliau dilahirkan pada tahun 1349 H di desa Thagha Thab daerah Harar, Habasyah (Ethiopia), Afrika. Pertumbuhan Ilmiah Dan Guru-Gurunya Beliau rahimahullah tumbuh di desanya, Thagha Thab. Di situ, beliau belajar al-Qur’an hingga khatam kemudian … Baca lebih lanjut

Salamah bin Dinar (Dikenal Dengan Sebutan Abu Hazim al-A’raj)

“Aku tidak pernah melihat seseorang yang mana hikmah sangat dekat dengan ucapannya daripada Abu Hazim al-A’raj” (Abdurrahman ibn Zaid) Pada tahun 97 H, khalifatul muslimin Sulaiman ibn Abdul Malik bersiap-siap mengadakan perjalanan menuju ad-Diyar al-Muqaddasah (tempat-tempat suci; Mekkah dan Madinah) memenuhi panggilan Abul Anbiya Nabi Ibrahim AS. Unta-untanya melaju dengan cepat dari Damaskus ibukota Bani … Baca lebih lanjut

Asma’ binti Umais Radhiyallaahu’anha 4/4

Selanjutnya beliau menunaikan perkara penting yang diminta oleh suaminya yang telah tiada, karena beliau adalah orang yang paling bisa dipercaya oleh suaminya. Mulailah beliau memandikan suaminya dan hal itu menambah kesedihan dan kesusahan beliau sehingga beliau lupa terhadap wasiat yang kedua. Beliau bertanya kepada para muhajirin yang hadir, “Sesungguhnya aku sedang berpuasa, namun hari ini … Baca lebih lanjut

Asma’ binti Umais Radhiyallaahu’anha 3/4

Asma` mendapatkan makna dari sabda Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa sallam yang pernah berkata kepada anaknya : “Assalamu`alaikum wahai putra dari seorang yang memiliki dua sayab.”

Asma’ binti Umais Radhiyallaahu’anha 2/4

Tatakala Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa sallam datang, maka berkata Asma’ kepada Nabi shallallâhu ‘alaihi wa sallam, “Wahai Nabi Allah sesungguhnya Umar berkata begini dan begini.” Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa sallam bertanya kepada Umar, “Apa yang telah engkau katakan kepadanya?”. Umar menjawab, “Aku katakan begini dan begini”. Rasulullah Shallallâhu ‘alaihi wa sallam bersabda kepada Asma`:

Asma’ binti Umais Radhiyallaahu’anha 1/4

Beliau adalah Asma’ binti Ma`d bin Tamim bin Al-Haris bin Ka`ab Bin Malik bin Quhafah, dipanggil dengan nama Ummu Ubdillah. Beliau adalah termasuk salah satu di antara empat akhwat mukminah yang telah mendapat pengesahan dari Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa sallam dengan sabdanya: “Ada empat akhwat mukminat yaitu Maimunah, Ummu Fadl, Salma dan Asma” .

Syaikh bin Baz

Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Abdurrahman bin Muhammad bin Abdullah bin Baaz rahimahullah dilahirkan di kota Riyadh pada tanggal 12 Dzul Hijjah tahun 1330 H, dari keluarga yang sebagian besar kaum lelakinya bergelut dalam dunia keilmuan.

Khaulah Binti Tsa’labah

(Wanita Yang Aduannya Didengar Allah Dari Langit Ketujuh) Beliau adalah Khaulah binti Tsa`labah bin Ashram bin Fahar bin Tsa`labah Ghanam bin ‘Auf. Beliau tumbuh sebagai wanita yang fasih dan pandai. Beliau dinikahi oleh Aus bin Shamit bin Qais, saudara dari Ubadah bin Shamit r.a yang beliau menyertai perang Badar dan perang Uhud dan mengikuti seluruh … Baca lebih lanjut

‘Amr bin Yasir Radhiyallaahu’anhu 3/3

Tak lama setelah Rasulullah wafat, kata-kata ini merupakan do’a yang tak putus lekang dari bibirnya. Dan setiap hari berlalu setiap itu pula ia memperbanyak do’a dan mohon perlindungannya itu …, seolah-olah hatinya yang suci merasakan bahaya mengancam yang semakin dekat dan menghampir juga.

‘Amr bin Yasir Radhiyallaahu’anhu 2/3

Marilah kita perhatikan lebih dulu suatu peristiwa lain yang terjadi sebelumnya, ialah ungkapan Rasulullah melagenai peristiwa yang akan menimpa ‘Ammar di kemudian hari! Hal itu terjadi tidak lama setelah menetapnya Kaum Muslimin di Madinah. Dan Rasul al-amin yang dibantu oleh shahabat-shahabatnya yang budiman sibuk dalam membaktikan diri kepada Rabb mereka, membina rumah dan mendirikan mesjid-Nya.

‘Abdullah Bin Hudzafah as-Sahmiy radhiallaahu ‘anhu

(Dipaksa Mencium Kepala Kaisar, Asalkan Tawanan Kaum Muslimin Bebas ) “Sudah sepatutnya setiap Muslim mencium kepala Abdullah bin Hudzafah as-Sahmiy dan saya adalah orang pertama yang melakukannya” (Umar bin al-Kaththab) Pemeran cerita kita kali ini adalah salah seorang sahabat yang bernama Abdullah bin Hudzafah as-Sahmiy.

Umeir bin Sa’ad Radhiyallaahu’anhu 3/3

Umeir pun memohon kepada Allah petunjuk dengan shalat istikharah, dan kemudian melaksanakan tugas kewajibannya…. Dan setelah berjalan setahun masa jabatannya di Hems itu, tak ada hasil pemungutan pajak Yang sampai ke Madinah …. Bahkan tak ada sepucuk surat pun yang datang kepada Amirul Mu’minin daripadanya…. Amirul Mu’minin memanggil penulisnya, katanYa: “Tulislah surat kepada Umeir agar … Baca lebih lanjut

Umeir bin Sa’ad Radhiyallaahu’anhu 2/3

Pada suatu hari didengarnya Jullas bin Suwaid bin Shamit, yang masih jadi kerabatnya, sedang berbincang-bincang di rumahnya, katanya: “Seandainya laki-laki ini memang benar, tentulah kita ini lebih jelek dari keledai-keledai … !” yang dimaksudkan dengan laki-laki di sini ialah Rasulullah shallallahu alaihi wasalam Sedang Jullas sendiri termasuk di antara orang-orang yang memeluk Islam karena terbawa-bawa … Baca lebih lanjut

Umeir bin Sa’ad Radhiyallaahu’anhu 1/3

“Tokoh Yang Tak Ada Duanya” Masih ingatkah anda sekalian akan Sa’id bin Amir …? Yaitu seorang zahid dan abid yang selalu melindungkan dirinya kepada Allah, yang telah diminta oleh Amirul Mu’minin Umar untuk menjadi gubernur dan kepala daerah Syria … ? Pada bahasan tokoh sebelumnya telah kita bicarakan dan kita saksikan hal-hal mena’ajubkan mengenai keshalehan, … Baca lebih lanjut

Mush’ab bin Umair Radhiyallaahu’anhu 3/3

“Sekarang saya insaf”, ujar Usaid, lalu menjatuhkan lembingnya ke tanah dan duduk mendengarkan. Demi Mush’ab membacakan ayat-ayat al-Quran dan menguraikan da’wah yang dibawa oleh Muhammad bin Abdullah saw., maka dada Usaid pun mulai terbuka dan bercahaya, beralun berirama mengikuti naik turunnya suara serta meresapi keindahannya Dan belum lagi Mush’ab selesai dari uraiannya. Usaid pun berseru … Baca lebih lanjut

Mush’ab Bin Umair Radhiyallaahu’anhu 2/3

Pada suatu hari ia tampil di hadapan beberapa orang Muslimin yang sedang duduk sekeliling Rasulullah saw. Demi memandang Mush’ab, mereka sama menundukkan kepala dan memejamkan mata, sementara beberapa orang matanya basah karena duka. Mereka melihat Mush’ab memakai jubah usang yang bertambal-tambal, padahal belum lagi hilang dari ingatan mereka — pakaiannya sebelum masuk Islam — tak … Baca lebih lanjut