lamaran

This tag is associated with 14 posts

Aku Menunggumu…

Afwan (maaf) Ukhti [Saudariku], semoga ini tidak melukai Anti [Kamu perempuan] dan keluarga Anti . Ana [Aku] pikir sudah saatnya Ana memberi keputusan tentang “proses” kita. Ya…, seperti yang Anti ketahui bahwa selama ini Ana telah berusaha melobi orang tua dengan beragam cara mulai dari memahamkan konsep nikah “versi” kita, memperkenalkan Anti pada mereka hingga melibatkan orang yang paling ayah percaya untuk membujuk ayah agar mengizinkan Ana untuk menikahi Anti .”

Baca lebih lanjut

Saling Bertukar Jodoh…

Tak terduga, aneh, unik, bahkan terkadang lucu. Ada yang mendapatkannya dengan susah payah, ada juga yang tanpa susah mencari datang sendiri. Pun halnya diriku, hanya selang 3 hari ikhwan yang melamarku ditolak Bapak, aku mendapat ganti. Dan lucunya, ikhwan pengganti itu juga usai ditolak lamarannya oleh akhwat lain. Dan tahukah Anda? Akhwat itu adalah sahabatku sendiri! Awalnya kami sama-sama tak tahu, baru setelah ia mengundangku dan aku berniat mengundangnya ke pernikahanku, pecahlah tawa kami. Masya Allah, kisah aneh dan lucu juga membuatku takjub. Karena kami menikah di hari yang sama meski di tempat berbeda…

Baca lebih lanjut

Bukan Sopir Biasa…

Diam-diam kuamati sopir muda itu. Datang lebih cepat atau lepas Zhuhur itu jadwal kerjanya. Kata bapak, hal itu sudah diizinkannya. Tiap masuk gerbang, tak pernah lupa mengucap salam. Bila tak ada bapak, ia sama sekali tak mau masuk rumah, memilih menunggu di depan pintu meski sudah ibu persilakan. Bila bicara dengan ibu ia lebih hanyak menunduk, sedikit senyum tapi nada bicaranya tetap terdengar ramah dan santun. O… pantas saja bapak suka padanya.

Baca lebih lanjut

Aku Datang Maisya…Bag 3 (The end)

“Saya kasih tau ya! Kamu kan baru bekerja belum satu tahun, belum punya rumah dan mobil. Sedangkan Juli Jajuli (bukan nama asli) kan sudah punya kerjaan, rumah besar, mobil ada dua. Jadi, kamu batalkan lamaran. Biar Maisya menerima lamaran Jajuli. Kamu kan bisa cari yang lain.”

Baca lebih lanjut

Aku Datang Maisya…Bag 2

Tidak lama kemudian keluarlah sosok makhluk Allah yang bernama Maisya. Aku tetap menjaga pandanganku. Tapi jujur saja, tak kuasa kucuri pandang untuk yang pertama kalinya. Bahkan seharusnya untuk acara nadhar biasanya lebih dari mencuri pandang, karena memang dianjurkan oleh Rasulullah. Tapi bagiku sangat cukup melihatnya sekali-kali. Aku hanya bisa mengatakan dalam hatiku tentang Maisya, subhanallah! Aku tak bisa ceritakan kepada pembaca karena itu hanya untukku saja.

Baca lebih lanjut

Aku Datang Maisya…Bag 1

Aku telah dilanda keinginan menggebu untuk menikah. Bahkan sudah kujalani semua cara agar cepat bisa melaksanakan sunah Rasul yang satu ini. Malah aku selalu mengimpikannya ditiap malam menjelang tidur. Gadis yang kuidamkan sejak kecil, bahkan menjadi teman main bersama, ternyata dinikahi orang lain. Padahal dia sudah ngaji. Sedih juga rasanya.

Baca lebih lanjut

‎’Kupinang Engkau dengan Air Mata’

“Alhamdulillah dalam segala keadaan. Ku telah menunaikan kewajibanku sebagai lelaki yang mencintai seseorang. Bukanlah keberhasilan diukur dengan diterimanya lamaran, tapi bagiku keberhasilan itu adalah mampu melamar wanita itu di depan ibunya.”

Baca lebih lanjut

Tahapan Pernikahan Islami..

Melihat wanita yang hendak dinikahi merupakan kebaikan bagi kedua belah fihak. Mata adalah utusan hati yang bertugas menyampaikan semua informasi yang dilihatnya. Jika hatinya tenang dan tetap menyukai wanita yang dilihatnya maka ia bisa lebih memantapkan dirinya untuk menjadikan wanita itu sebagai pasangan hidupnya. Sementara jika hatinya dipenuhi keraguan dan kemauannya melemah kemudian dia membatalkan … Baca lebih lanjut

Nah..Ini Dia Jodohku..!

Lagi-lagi, dia berkenalan dengan gadis cantik yang kaya, dari keturunan baik-baik. Kembali dia merasa jatuh cinta. Tetapi, setelah beberapa lama bergaul dengan gadis itu, dia tahu bahwa dia tidak taat beragama. ”Wah kalau ini jangan! Belum seperti yang disabdakan Nabi,” katanya dalam hati. Ketika sedang merenung, dia didatangi salah seorang sahabatnya. “Hai kawan, maukah kamu … Baca lebih lanjut

Akhirnya Cintaku Berlabuh Karena Alloh..Bagian 2

Suatu hari aku mendapati Nina terlihat kesakitan, terlihat darah keluar dari hidung dan mulutnya. Aku bermaksud untuk membantu mengusap darah dan keringat yang ada di wajahnya, tetapi secara spontan dia menamparku pada saat aku menyentuh wajahnya.

Baca lebih lanjut

Akhirnya Cintaku Berlabuh Karena Alloh..Bagian 1

Awalnya, aku bertemu dengannya di sebuah acara yang diselenggarakan di rumahku sendiri. Gadis itu sangat berbeda dengan cewek-cewek lain yang sibuk berbicara dengan laki-laki dan berpasang-pasangan. Sedangkan dia dengan pakaian muslimah rapi yang dikenakannya membantu mamaku menyiapkan hidangan dan segala kebutuhan dalam acara tersebut.

Baca lebih lanjut

Kisah Seorang Wanita yang Menikah Dua Kali Dalam Semalam

Islamic Center di Munich sedang melaksanakan konferensi musim panasnya ketika diumumkan pernikahan antara Batina, seorang perempuan Jerman dengan seorang pemuda Mesir bernama Ali Hasan Utsman. Di awal acara, bertempat di tempat khusus perempuan, Batina berbicara di depan mikrofon, “Ada sesuatu yang penting yang ingin aku sampaikan sebelum akad nikah dimulai. Aku dengan mengumumkan bahwa aku … Baca lebih lanjut

Mungkinkah Ia Adalah Tulang Rusukku ? ….

“Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh. Segala puji bagi Allah Ta’ala yang telah meberi hidayah kepada kita di atas Islam dan jalan dakwah. Ini adalah proses taaruf, silahkan antum saling pandang, insya Allah halal untuk saling mengenal lebih jauh lagi setelah kemarin bertukar biodata”.

Dua Puluh Satu Kali

“Dua puluh satu kali, Mbak?” mataku membulat. Takjub. Aku merentangkan kesepuluh jari tangan sambil melihat ke bawah ke arah telapak kaki yang terbungkus sepatu