TATA CARA WUDHU NABI
Rabu,Februari 6, 2008
Dan apabila ia lupa, maka tidaklah mengapa.
Lalu mencuci muka. Batas muka adalah dari batas tumbuhnya rambut kepala bagian atas sampai dagu, dan mulai dari batas telinga kanan hingga telinga kiri.

Dan jika rambut yang ada pada muka tipis, maka wajib dicuci hingga pada kulit dasarnya. Tetapi jika tebal maka wajib mencuci bagian atasnya saja, namun disunnahkan mencelah-celahi rambut yang tebal tersebut. Karena Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam selalu mencelah-celahi jenggotnya di saat berwudhu. [Riwayat Abu Daud dan dishahihkan oleh Al-Albani dalam Al Irwa (92)]
Kemudian mencuci kedua tangan sampai siku, karena Allah Tabaroka wata’ala berfirman : “dan kedua tanganmu hingga siku”. [Surah Al-Ma'idah : 6]
Kemudian mengusap kepala beserta kedua telinga satu kali, dimulai dari bagian depan kepala lalu diusapkan ke belakang kepala lalu mengembalikannya ke depan kepala.
Setelah itu langsung mengusap kedua telinga dengan air yang tersisa pada tangannya.




Lalu mencuci kedua kaki sampai kedua mata kaki, karena Allah Tabaroka wata’ala berfirman: “dan kedua kakimu hingga dua mata kaki”. [Surah Al-Ma'idah : 6]. Yang dimaksud mata kaki adalah benjolan yang ada di sebelah bawah betis. Kedua mata kaki tersebut wajib dicuci berbarengan dengan kaki.
Orang yang tangan atau kakinya terpotong, maka ia mencuci bagian yang tersisa yang wajib dicuci. Dan apabila tangan atau kakinya itu terpotong semua maka cukup mencuci bagian ujungnya saja.
Setelah selesai berwudhu mengucapkan :
أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ
[Diriwayatkan oleh Muslim. Sedangkan redaksi "Allahummaj`alni minat- tawwabina... adalah di dalam riwayat At Turmudzi dan dishahihkan oleh Al Albani dalam Al Irwa (96)]
“Aku bersaksi bahwa sesungguhnya tiada tuhan yang berhak disembah selain Allah, dan aku bersaksi bahwa sesungguhnya Muhammad adalah hamba dan utusan Allah. Ya Allah, jadikanlah aku termasuk orang yang bertaubat dan jadikanlah aku sebagai bagian dari orang-orang yang bersuci”.
Ketika berwudhu wajib mencuci anggota-anggota wudhunya secara berurutan, tidak menunda pencucian salah satunya hingga yang sebelumnya kering.
Boleh mengelap anggota-anggota wudhu seusai berwudhu
Entry Filed under: Fiqih Ibadah. Tag: wudhu Nabi.
14 Comments Add your own
Leave a Comment
Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed


















1.
Syams | Sabtu,November 15, 2008 at 11:53 pm
Terimakasih dan mohon maaf.
Saya, mengambil tulisan ini karena dibutuhkan untuk mencari referensi tugas dari ustadz saya tentang thoharoh
2.
saudah | Minggu,November 16, 2008 at 6:16 pm
assalamu’alaikum .. boleh copy tak? …
3.
abdul aziz | Minggu,November 16, 2008 at 9:48 pm
tafadhol akh dan ukhti saudah…semoga bisa bermanfaat
4.
nesha | Sabtu,November 29, 2008 at 6:35 am
ass.
makasih ya…lognya bermanfaat
ku ngambill buat bahan buletin rohis
maksih n mohon maaf jika saya mengambil tul;isan ini..
5.
abdul aziz | Sabtu,November 29, 2008 at 10:56 pm
tafadhol selama untuk tujuan yg benar. Semoga bermanfaat. tapi saya sarankan jangan fisingkat ya…salamnya yang lengkap atuh. waduh cerewt benar yaa…pemilik blog ini. hehe…gpp buat kebaikan bersama.OK!
6.
nafsiyah | Minggu,Februari 22, 2009 at 3:27 pm
assalamu ‘alaikum warahmatullah…
afwan ana copy untuk mading campus yah akh or ukh, coz saudara-saudara di papua masih banyak yang ga’ nyunnah kalau wudhu.
jazakallahu khoiran katsiran
7.
abdul aziz | Minggu,Februari 22, 2009 at 10:07 pm
wa’alaykumussalaam warohmatulloh wabarokatuh..
tafadhol…semoga bisa bermanfaat bwt antum dan teman2 antum…jangan bosen2 baca artikel2nya sekalian sarannya buat perbaikan…syukron
8.
Abu Muhammad Al Medaniy | Jumat,Juni 5, 2009 at 12:53 pm
أنا أعتقد و أؤمن بأن نشر مثل هذه التعليمات الإسلامية من الجهاد الذي يجب على المسلم القيام به، الله أكبر.
اسمح لي بالاستفادة من مقالاتكم هذه ، جزاكم الله خيرا
.
9.
Novri | Senin,Juni 15, 2009 at 10:11 am
Assalammualaikum Wr Wb
Salaam kenal,
Alhamdulillah, setelah hilir mudik mencai tulisan tentang wudhu akhirnya mampir di blog saudara abddl azis.
Saya ijin bolehkah menopy tulisanya untuk di tempel di mading masjid?
Terima Kasih banyak
Wassalammualaikum Wr wb
10.
abdul aziz | Senin,Juni 22, 2009 at 8:46 pm
wa’alaykumussalaam warohmatulloh wabarokatuh..
afwan baru balas…lama gak OL..tafadhol…jangan sungkan2 untuk mgopi artikelnya.semoga bermanfaat..
11.
emy | Minggu,Juli 19, 2009 at 8:09 pm
Assalamu`alaikum..
Saya mohon izin untuk mengambil gambar dan tulisan di artikel ini, karena dibutuhkan untuk referensi tugas..
Terima kasih..
12.
abdul aziz | Minggu,Juli 19, 2009 at 11:41 pm
wa’alaykumussalaam warohmatulloh..
tafadhol..
13.
faqih | Senin,September 28, 2009 at 8:27 am
mau nanya dong???tu whudunya dilakukan sebanyak berapa kali setiap anggota berwudhu
14.
abdul aziz | Senin,September 28, 2009 at 8:14 pm
maksimal 3x..kecuali kepala dan telinga cukup sekali…